Ini tujuan bos AP II sulap Terminal 1 dan 2 Bandara Cengkareng jadi LCCT
Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan akan mengajak maskapai-maskapai low cost atau berbiaya hemat untuk masuk ke bandara tersibuk di Indonesia tersebut. Harapannya, pilihan penerbangan low cost akan semakin banyak.
Angkasa Pura II sebagai pengelola Bandara Soekarno Hatta akan menyulap Terminal 1 dan Terminal 2 menjadi Terminal Maskapai Bertarif Rendah atau Low Cost Carrier Terminal (LCCT). Ini bertujuan untuk meningkatkan minat kunjungan wisatawan ke Indonesia.
Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan akan mengajak maskapai-maskapai low cost atau berbiaya hemat untuk masuk ke bandara tersibuk di Indonesia tersebut. Harapannya, pilihan penerbangan low cost akan semakin banyak.
"Kita akan attract (menarik) maskapai. Jadi kalau ini kemudian kita lanjutkan kegiatan revitalisasi terminalnya akan mengarah ke situ. Berarti saya sendiri akan roadshow ke maskapai," kata Awaluddin saat ditemui di Gedung Menara BCA, Kamis (9/8).
Awaluddin mengaku akan datang langsung ke maskapai -maskapai low cost terutama yang selama ini belum masuk ke penerbangan Indonesia. "Maskapai low cost yang banyak sekarang belum masuk ke Indonesia. Kalau Anda pernah dengar NokAir, JinAir, VietJet, banyak maskapai yang belum masuk dan ada di maskapai-maskapai itu ada di kawasan Asia Tenggara, jadi banyak peluang," ujarnya.
Dia menegaskan akan meyakinkan maskapai-maskapai tersebut untuk ikut masuk dengan rute ke Indonesia. "Mereka harus kita declare bahwa Anda akan punya potensi untuk datang ke Indonesia karena Indonesia Soekarno Hatta sudah punya LCCT. Yang akan berdampak pertama adalah terjadinya peningkatan traffic pariwisata."
Baca juga:
Angkasa Pura bakal sulap Terminal 1 dan 2 Bandara Cengkareng jadi LCCT
5 Bus apron lower deck untuk Asian Games beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta
Bandara Soekarno-Hatta dipastikan siap menyambut kontingen Asian Games
10 Agustus, hotel kapsul di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta dibuka
Senpi penumpang meletus lukai petugas Bandara Soekarno-Hatta
Bangun Terminal 4 Bandara Soetta, AP II butuh Rp 11 triliun