LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ini Rincian Belanja Dana PEN Sebesar Rp483,9 Triliun per 12 November 2021

Secara rinci, realisasi kluster kesehatan mencapai Rp129,30 triliun atau 60 persen dari pagu disiapkan. Realisasi kluster perlinsos (perlindungan sosial) sebesar Rp139,04 triliun atau 74 persen dari pagu disiapkan. Realisasi kluster program prioritas yaitu Rp74,39 triliun.

2021-11-15 16:49:00
Pemulihan Ekonomi Nasional
Advertisement

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mencatat, realisasi anggara program pemulihan nasional (PEN) sampai dengan 12 November 2021 mencapai Rp483,91 triliun. Angka tersebut setara dengan 65 persen dari pagu yang disiapkan yaitu sebesar Rp744,77 triliun.

"Realisasi pemulihan ekonomi nasional mencapai Rp483,91 triliun," kata Airlangga dalam konferensi pers, Jakarta, Senin (15/11).

Adapun secara rinci, realisasi kluster kesehatan mencapai Rp129,30 triliun atau 60 persen dari pagu disiapkan. Realisasi kluster perlinsos (perlindungan sosial) sebesar Rp139,04 triliun atau 74 persen dari pagu disiapkan. Realisasi kluster program prioritas yaitu Rp74,39 triliun.

Advertisement

Realisasi kluster dukungan UMKM dan korporasi adalah sebesar Rp78,73 triliun atau sebesar 48 persen dari pagu disiapkan. Realisasi kluster insentif usaha sebesar Rp62,47 triliun.

Kemudian realisasi klaster Kesehatan sebesar Rp129,30 triliun digunakan antara lain yang utama adalah untuk diagnostik (testing dan tracing realisasi sebesar 68,7 atau Rp3,09 triliun. Therapeutic, untuk insentif dan santunan nakes sebesar 76 persen atau Rp14,47 triliun.

Selanjutnya, untuk pengadaan vaksinasi 46 persen atau Rp26,6 triliun. Sedangkan realisasi dari klaster perlindungan sosial sebesar Rp132,49 triliun antara lain digunakan untuk program PKH sebesar 94,3 atau Rp 26,69 triliun dari pagu Rp 28,31 triliun.

Advertisement

Kartu Sembako sebesar 66 persen atau Rp33,22 triliun dari pagu Rp49,89 triliun. BLT Desa sebesar 65 persen atau Rp 18,85 triliun dari pagu Rp28,80 triliun. BSU (Bantuan Subsidi Upah) sebesar 76 persen atau Rp6,70 Triliun dari pagu Rp8,80 triliun.

Kartu Prakerja hingga per 12 November 2021, Telah diberikan kepada sebanyak 5.932.867 penerima untuk batch 12 hingga 22, dan 5.764.498 penerima telah menyelesaikan pelatihan, dan 5.667.110 juta penerima telah mendapatkan insentif. Total insentif disalurkan selama 2021 sebesar Rp11,6 triliun.

Baca juga:
Pemerintah Masih Kaji Keikutsertaan RI dalam Vaccinated Travel Lanes
Penambahan Kasus Covid-19 RI Diklaim Lebih Kecil Dibanding Negara Lain
Per 12 November 2021, Pemerintah Sudah Habiskan Dana PEN Rp483,9 Triliun
Kunci Keberhasilan Industri Tumbuh di Tengah Pandemi Covid-19
Warga NU Diminta Bantu Cegah Penyebaran Covid-19 Demi Pemulihan Ekonomi 2022

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.