LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG
  2. EKONOMI

Ini Perusahaan Swasta Nasional Masuk Daftar 500 Perusahaan Terbaik di Asia Pasifik

Menurut publikasi itu, perusahaan-perusahaan di kawasan Asia Pasifik menunjukkan ketahanan dan optimisme di tengah ketidakpastian geopolitik.

Sabtu, 15 Feb 2025 09:48:00
saham
Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan Sekuritas, Jakarta, Rabu (14/11). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) masuk daftar 500 perusahaan terbaik di Asia Pasifik untuk tahun 2025 versi Majalah TIME dan Statista. Selain itu, ADRO menjadi satu-satunya perusahaan swasta nasional yang menempati posisi lima besar dari perusahaan-perusahaan asal Indonesia yang terdaftar dalam kategori tersebut.

Penilaian terhadap perusahaan didasarkan pada tiga faktor utama, yaitu kinerja keuangan, transparansi keberlanjutan atau Environmental, Social, and Governance (ESG), serta kepuasan karyawan. Perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai PT Adaro Energy Indonesia Tbk. ini menduduki posisi ke-158 dengan skor total 86,86.

Perusahaan yang baru saja melakukan transformasi bisnis untuk fokus pada sektor pengolahan mineral dan energi baru terbarukan ini memperoleh poin transparansi berkelanjutan sebesar 371, sementara tingkat kepuasan karyawan tercatat dengan skor 268.

Perusahaan Indonesia lainnya yang juga termasuk dalam daftar 500 korporasi terbaik di Asia Pasifik antara lain PT Pertamina (Persero) yang berada di posisi ke-32, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. di peringkat 105, PT Astra International Tbk. di peringkat 118, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. di peringkat 126.

Advertisement

Diketahui bahwa baik Pertamina, Bank Mandiri, maupun Bank BRI merupakan badan usaha milik negara (BUMN), sedangkan Astra adalah perusahaan multinasional. Dengan demikian, ADRO menonjol sebagai satu-satunya korporasi swasta nasional yang berhasil masuk ke dalam jajaran lima besar.

Laporan ini disusun melalui analisis menyeluruh untuk mengidentifikasi perusahaan-perusahaan dengan kinerja terbaik di kawasan Asia Pasifik.

Advertisement

"Setelah data dikumpulkan dan dievaluasi, data tersebut dikonsolidasikan dan diberi bobot dalam model penilaian," demikian bunyi laporan tersebut.

Menurut publikasi itu, perusahaan-perusahaan di kawasan Asia Pasifik menunjukkan ketahanan dan optimisme di tengah ketidakpastian geopolitik yang melanda tahun lalu.

Di sisi lain, tantangan geopolitik yang sedang berlangsung, seperti ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan China, telah mendorong banyak perusahaan untuk mendiversifikasi rantai pasokan mereka. Banyak korporasi beralih untuk memindahkan manufaktur atau sumber daya ke negara-negara di kawasan Asia Tenggara, seperti Malaysia, Vietnam, dan Indonesia, guna mengurangi ketergantungan pada pasar tunggal.

Emiten Paling Menguntungkan di 2024

Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan Sekuritas, Jakarta, Rabu (14/11). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau © 2025 Liputan6.com

Di tahun 2024, sejumlah perusahaan besar di Indonesia menunjukkan kinerja keuangan yang sangat mengesankan, dengan laba bersih yang meningkat secara signifikan. Beberapa dari mereka bahkan mencatatkan pertumbuhan laba yang luar biasa, mencapai ratusan persen, berkat peningkatan pendapatan yang tajam serta efisiensi dalam operasional.

Namun, di sisi lain, beberapa emiten menghadapi berbagai tantangan yang serius, di mana beberapa perusahaan mengalami kerugian besar akibat penurunan pendapatan atau faktor eksternal yang berdampak negatif pada kinerja bisnis mereka.

Menurut data yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Sabtu (7/12/2024), emiten dengan laba tertinggi sebagian besar berasal dari sektor perbankan. Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2024 yang telah disampaikan ke Bursa, Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menempati posisi teratas dengan total laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 45,07 triliun, meningkat sebesar 2,44 persen dibandingkan tahun lalu.

Di urutan kedua, Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) berhasil mencatatkan laba sebesar Rp 42,02 triliun, dengan kenaikan 7,56% dibandingkan tahun sebelumnya.

Bank Central Asia Tbk (BBCA) berada di posisi ketiga dalam daftar emiten dengan laba tertinggi selama sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2024. Pada periode tersebut, perusahaan ini mencatatkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 41,07 triliun, meningkat 12,78 persen dibandingkan tahun lalu.

Selanjutnya, Astra International Tbk (ASII) berhasil meraih laba sebesar Rp 25,85 triliun, meningkat 0,63 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menempati posisi kelima dengan laba yang mencapai Rp18,72 triliun, mengalami lonjakan sebesar 2.276,04 persen dibandingkan tahun lalu.

Perusahaan Lain

Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan Sekuritas, Jakarta, Rabu (14/11). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau © 2025 Liputan6.com

Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menempati urutan keenam dengan pencapaian laba sebesar Rp17,91 triliun, mengalami penurunan sebesar 5,3 persen dibandingkan tahun lalu.

Di urutan berikutnya, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mencatatkan laba Rp 17,68 triliun, yang juga turun sebesar 9,35% dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sektor perbankan, Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) berada di posisi kedelapan dengan laba sebesar Rp16,31 triliun, meningkat 3,52 persen per September 2024. Selanjutnya, anak usaha Astra, United Tractors Tbk (UNTR), mencatatkan laba Rp15,59 triliun, dengan kenaikan sebesar 1,58 persen dibandingkan tahun lalu.

Advertisement

Posisi kesepuluh diisi oleh Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), yang berhasil mencatatkan laba Rp10,86 triliun per September 2024. Laba tersebut menunjukkan kenaikan yang sangat signifikan, yaitu 1.044,25 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Berita Terbaru
  • Kurban Presiden Gunakan APBN Tuai Sorotan, Gerindra: Sudah Ada Sejak Dulu
  • Waspada Perubahan Cuaca, BMKG Sebut 17 Wilayah RI Berpotensi Hujan Ringan
  • Cara Efektif Menambah Berat Badan dengan Cepat dan Tetap Sehat
  • Deliana Siahaan Tutup Usia, Sosoknya Dikenang Lewat Sinetron Dunia Terbalik
  • Belajar dari China, Indonesia Perkuat Program Pengentasan Kemiskinan
  • berita update
  • konten ai
  • pengelolaan perusahaan terbaik
  • saham
Artikel ini ditulis oleh
Editor Idris Rusadi Putra
S
Reporter Septian Deny
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.