Ini penyebab longsor jalur kereta Bandara Soekarno-Hatta
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengatakan insiden longsornya tanah di dekat area underpass (turap) kereta Bandara Soekarno-Hatta terjadi karena kesalahan desain. Pihaknya juga telah menyiapkan sanksi tegas terkait kesalahan yang menyebabkan insiden longsor hingga merenggut korban jiwa tersebut.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengatakan insiden longsornya tanah di dekat area underpass (turap) kereta Bandara Soekarno-Hatta pada Senin (5/2) terjadi karena kesalahan desain. Pihaknya juga telah menyiapkan sanksi tegas terkait kesalahan yang menyebabkan insiden longsor hingga merenggut korban jiwa tersebut.
"Yang di Soetta yang salah konsultan," kata Menhub Budi saat ditemui di Gedung Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (21/2).
Menhub Budi mengatakan, sesuai rekomendasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), seluruh turap kereta di Bandara Soekarno-Hatta harus dibongkar dan dibangun ulang.
"Tapi kalau dari indikasi yang kita temui memang ada satu kekurangan desain yang kurang sesuatu. Jadi kita mendesain satu sampai dua minggu," ujarnya.
Menhub Budi menegaskan, guna menghindari kecelakaan kerja serupa, pihaknya akan mengedepankan kaidah Kesehatan dan Keselamatan Kerja.
"Tinggal kita melakukan penguatan atau suatu upaya, mereka lebih konsisten dalam menerapkan kaidah K3 tersebut. Sebenarnya sudah jalan (pembangunan), tinggal saya mengingatkan untuk dilakukan secara konsisten."
Baca juga:
Air keluar dari sela tembok beton underpass Bandara Cengkareng, ini penyebabnya
Tembok beton underpass Bandara Soekarno-Hatta merembes
Jalur aman pasca tembok underpass ambrol, KA Bandara beroperasi lagi malam ini
Tembok underpass roboh, polisi buka kemungkinan periksa kontraktor
Pemerintah akui longsor jalur kereta bandara akibat kegagalan konstruksi
Sosok Kapolres Bandara yang cangkul tanah evakuasi korban longsor
Longsor bikin kereta cepat bandara setop operasi, PT Railink merugi