LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ini penyebab harga gas Indonesia lebih mahal dibanding Singapura

Mata rantai perdagangan gas dalam negeri dinilai terlalu panjang.

2016-09-18 20:29:00
Migas
Advertisement

Harga gas untuk industri di Tanah Air saat ini mencapai sekitar USD 12 per MMBTU ( Million Metric British Thermal Unit). Harga ini jauh lebih mahal dibanding negara ASEAN lainnya seperti Singapura. Padahal, Indonesia selama ini merupakan negara eksportir gas.

Menurut Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Syamsir Abduh, mahalnya harga gas di Indonesia disebabkan karena rumit dan panjangnya mata rantai perdagangan gas.

"Mata rantai terlalu panjang. Lima tingkat misalnya trader pertama, kedua dan seterusnya itu terlalu panjang," katanya dalam diskusi energi kita di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Minggu (18/9).

Advertisement

Anggota Komisi VII DPR RI, Kurtubi mengatakan, tingginya harga gas karena banyak trader yang tidak memiliki fasilitas penyaluran seperti pipa gas.

"Saran saya langkah pertama menghilangkan titik titik inefisiensi terdapat trader yang punya infrastruktur atau yang hanya modal dengkul. Siapa pun orangnya harus dihapus dalam sistem keuntungan yang mereka serap jangan merugikan rakyat, merugikan kalangan industri," katanya.

Untuk jangka panjang, Kurtubi menyarankan agar pemerintah segera merevisi UU Migas tentang efisiensi gas nasional yang intinya baik minyak atau gas tidak lewat perantara baik ekspor maupun impor luar negeri.

Advertisement

"Langsung ke pemiliknya PGN dan Pertamina untuk bisa membangun infrastruktur gas negara sehingga harga yang dibayar oleh konsumen itu nggak mahal. tidak ada lagi peran trader," tutupnya.

Baca juga:
Komisi VII DPR janji revisi UU Migas selesai akhir tahun ini
Anak usaha Pertamina produksi 120.000 BOEPD di blok migas asing
Proyek revitalisasi kilang, Pertamina butuh 20.000 tenaga kerja baru
Pemerintah diminta tertibkan bisnis gas sebelum buat holding
Harga gas Indonesia mahal karena ulah trader tak punya pipa

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.