LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ini kronologis penyelundupan 404.385 benih lobster

Penyelundupan tersebut akan dikirimkan ke Singapura dan Vietnam melalui cargo PT Garuda Indonesia.

2016-10-26 16:01:09
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Advertisement

Pemerintah bersama Kepolisian Republik Indonesia kembali berhasil menggagalkan penyelundupan 404.385 ekor Benih Lobster (BL). Penindakan terhadap jaringan sindikat penyelundupan BL dilakukan di 13 Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan penyelundupan tersebut akan dikirimkan ke Singapura dan Vietnam. Dari hasil operasi gabungan baik Direktorat Jendral Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Kepolisan tercatat ada penyelundupan melalui salah satu maskapai penerbangan pelat merah, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

"Hasil kegiatan operasi gabungan, penyelundupan ada di Wilayah Batam, Bandara Soekarno Hatta, Tempat Pelelangan Ikan Kamal dan Wilayah Tangerang," ucap Susi di kantornya, Jakarta, Rabu (26/10).

Advertisement

Pada Sabtu 24 September 2016 di wilayah Batam pukul 11.00 WIB, diamankan BL sebanyak 7.569 ekor, yang disimpan dalam 2 koper dengan pemilik a.n Mr.J. Di mana packing barang dilakukan sebagian di Hotel FM7 Tangerang. Barang dikirim melalui cargo maskapai Garuda Indonesia Bandara Soekarno Hatta dengan pengiriman a.n ED.

Sesampainya di Batam rencananya akan dikirim via kapal ferry ke Singapura dengan penerima a.n Mr GB tetapi BL tidak diambil. Sesuai dengan BAP disisihkan sabanyak 400 ekor untuk barang bukti dan sebanyak 7.169 ekor dilepaskanliarkan di Pulau Layang Batam.

Kemudian, di wilayah Bandara Soekarno Hatta pada Senin 26 September 2016 pukul 13.00 WIB, diamankan sebanyak 79.000 ekor yang dimasukkan ke dalam 6 buah koper, BL berasal dari Gudang Malang, dengan tersangka a.n AG (kepala gudang), AK (pengendali) dan ED (pengendali).

Advertisement

Pemilik gudang adalah Mr C dan seluruhnya dikirim atas perintahnya. Di mana modus dari gudang dikirim melalui cargo maskapai Garuda Indonesia selanjutnya dikirim ke Jakarta.

Esok harinya, Selasa 27 September 2016 pukul 06.00 WIB, Bea Cukai mengamankan BL sebanyak 51.600 ekor dari 4 buah koper. Koper dibawah oleh AD asal Banyuwangi.

Baca juga:
Menteri Susi beberkan modus penyelundupan benih lobster di Indonesia
Menteri Susi sebut nelayan di era Jokowi lebih baik dibandingkan SBY
Menteri Susi: Hambatan terbesar benahi perikanan dari dalam negeri
2 Tahun menjabat, Jokowi naikkan PDB perikanan hingga 8,36 persen
Akibat aturan Menteri Susi, ribuan tenaga kerja Bitung terancam PHK
Mogok melaut nelayan ancam kemajuan maritim Indonesia
Pengusaha tak terima dituding jadi mafia di Muara Baru

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.