LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ini alasan pemerintah bangun aspal campur sampah meski lebih mahal

Namun demikian, pemerintah tetap memilih campuran sampah plastik karena campuran tersebut lebih kuat, fleksibel dan lentur. "Ya karena lebih baik, lebih fleksibel dan lentur," jelasnya.

2017-07-07 19:57:01
Kementerian PU-Pera
Advertisement

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono memilih Bekasi, Jawa Barat sebagai daerah yang akan memanfaatkan sampah plastik dalam pembangunan jalannya. Pembangunan jalan dengan aspal campuran sampah plastik ini diakui lebih mahal yang mencapai Rp 1 milliar untuk 1 kilometer.

"Masuk anggaran 2017. Satu kilometer itu Rp 1 miliar biayanya. Lebih mahal sedikit (dari campuran lain). Efisiensi nanti diukur semua," ujar Menteri Basuki di Gedung Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta, Jumat (7/7).

Namun demikian, pemerintah tetap memilih campuran sampah plastik karena campuran tersebut lebih kuat, fleksibel dan lentur. "Ya karena lebih baik, lebih fleksibel dan lentur," jelasnya.

Advertisement

Selain masalah kualitas, alasan pemerintah menggunakan campuran aspal dan sampah plastik adalah karena saat ini masalah sampah di Indonesia sudah tahap serius. Di Bali saja, sampah sudah menggunung 40 meter.

"Kita akan pakai itu, harus kita lakukan karena sampah kita di Bali sudah 40 meter tingginya. Sungai kita katanya sedimentasi, kalau dikeruk sampah semua," pungkasnya.

Baca juga:
Menteri Basuki sebut Bekasi jadi uji coba aspal sampah plastik
Menhub Budi pangkas anggaran Rp 2 triliun di 2017
Menteri Basuki pangkas anggaran Rp 517 miliar di 2017
Pemerintah belum berencana naikkan tarif tol tahun ini
Menteri Basuki pastikan tol Becakayu baru dibuka usai Lebaran

Advertisement
(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.