Menhub Budi pangkas anggaran Rp 2 triliun di 2017
Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan melakukan efisiensi anggaran sebesar Rp 2 triliun dalam pagu anggaran 2017. Pemangkasan tersebut berasal dari pemangkasan belanja pemeliharaan, belanja barang operasional, dan belanja barang non operasional.
"Kementerian Perhubungan akan melakukan efisiensi anggaran sebesar Rp 2 triliun untuk anggaran 2017. Ada beberapa sumber anggaran yang akan kami efisiensi," ujar Menhub Budi di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (6/7).
Dengan adanya sejumlah efisisiensi anggaran yang dilakukan, katanya, kementerian akan lebih ketat lagi dalam membeli sejumlah peralatan pendukung. Selain itu, Kemenhub juga akan mengganti pembelian sejumlah barang menjadi sistem sewa (leasing).
"Ada satu pola yang akan saya kembangkan. Di mana pola pembelian barang-barang seperti kapal, bus itu tidak akan saya beli tapi bisa leasing. Kalau leasing akhirnya kita miliki. Tapi bisa juga kita membayar servis yang sama kayak kita membeli ya. Jadi saya akan melakukan optimalisasi," jelasnya.
Unit yang akan dipangkas anggarannya antara lain Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut sebesar Rp 490 miliar, Ditjen Perhubungan Darat dan Ditjen Kereta Api masing-masing Rp 400 miliar. Kemudian, BPSDM Rp 385 miliar dan Ditjen Perhubungan Udara Rp 325 miliar.
"Saya pikir Menteri Keuangan dan Bapak Presiden tahu, kami masih bisa mengatur itu sehingga kepentingan-kepentingan masyarakat tidak terganggu," pungkas Menhub Budi.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya