Ini 4 perbedaan perilaku belanja online Malaysia dan Indonesia saat Ramadan
Indonesia dan Malaysia merupakan dua negara yang memiliki jumlah penduduk muslim cukup besar. Meskipun sama-sama memiliki jumlah penduduk muslim yang cukup besar tidak semua aktivitas kedua negara ini sama.
Indonesia dan Malaysia merupakan dua negara yang memiliki jumlah penduduk muslim cukup besar. Meskipun sama-sama memiliki jumlah penduduk muslim yang cukup besar tidak semua aktivitas kedua negara ini sama.
Ramadan ini, banyak perubahan aktivitas masyarakatnya, mulai dari pola makan, tidur, hingga perubahan pola belanja online yang dilakukan konsumen di Indonesia dan Malaysia. Tak jarang, jenis barang yang dicari pun sangat berbeda.
iPrice Indonesia telah melakukan riset yang mencari tahu perilaku unik konsumen online Indonesia dan Malaysia selama bulan Ramadan. Marketplace ini membandingkan lebih dari 2 juta pengguna iPrice Indonesia dan Malaysia.
Perilaku konsumen dibandingkan antara 3 minggu sebelum Ramadan (17 April sampai 14 Mei 2018) dan 3 minggu saat Ramadan (15 Mei sampai 11 Juni). Apa saja perbedaannya? Simak penjelasan berikut.
Baca juga:
Niat berhemat, 5 cara belanja ini justru bikin Anda rugi
6 Tips bijak belanja online selama Ramadan
Cara kendalikan pasangan yang boros tanpa bertengkar
Ini 5 tips belanja cerdas agar gaji awet hingga akhir bulan
Belanja online makin marak, konsumen terancam kehilangan hak
8 Hal yang harus diperhatikan saat membeli baju dan aksesoris preloved
8 Tips cerdas belanja produk fashion dari toko online
Lonjakan konsumen online waktu sahur
Riset iPrice menemukan terdapat lonjakan trafik dari pengguna di kedua negara pada pukul 5 pagi, yakni sebesar 350 persen di Indonesia dan 105 persen di Malaysia dibanding periode 3 minggu sebelum Ramadan.
Di Indonesia, lonjakan trafik ini sedikit lebih rendah dibanding riset tahun lalu, sebesar 400 persen di jam yang sama. Namun dengan data sebesar 2 juta pengunjung, analisa di periode ini menunjukkan ada peningkatan ketertarikan konsumen terhadap transaksi online dibanding 2017 yang menggunakan data sebesar 400 ribu pengunjung.
Pola konsumen lainnya, terdapat penurunan trafik pengunjung sebesar 4 persen pada pukul 18.00 di Indonesia dan turun 9 persen pada pukul 19.00 di Malaysia. Karena masyarakat melakukan kegiatan berbuka puasa. Setelah ibadah solat tarawih, trafik pengunjung belanja online kembali naik dengan puncak tertinggi pada pukul 22.00.
Promosi yang paling dicari
iPrice Indonesia juga menganalisa promosi apa saja yang paling dicari konsumen Indonesia dan Malaysia menggunakan data search interest Google Trends selama periode 16 Mei-12 Juni 2018.
Promosi supermarket paling diminati konsumen Indonesia. Hasil data menunjukkan sebesar 39 persen kata kunci pencarian Google yang paling popular selama Ramadan adalah promo supermarket dan minimarket seperti "promo Giant", "promo Alfamart", dan "diskon Superindo".
Selain itu, sebesar 24 persen kata kunci popular merujuk pada promo-promo online marketplace seperti "Lazada promo", "kode voucher Shopee", "diskon Tokopedia", dan "voucher Bukalapak". Pencarian promo toko online ini menunjukkan minat konsumen yang cukup tinggi untuk berbelanja di marketplace selama Ramadan.
Konsumen Indonesia juga memiliki minat yang tinggi dalam pencarian promo baju lebaran. Terhitung sebanyak 19 persen kata kunci mengasosiasikan dengan promo toko daring yang khusus menjual produk fesyen, seperti "diskon Mataharimall" dan "voucher Zalora".
Sisanya, konsumen Indonesia juga berminat para promo-promo ojek online dan promo tiket transportasi. Sebanyak 12 persen kata kunci merujuk pada "promo Grab", "voucher Gojek", "tiket promo" dan "diskon tiket pesawat".
Konsumen online Malaysia paling banyak cari promo tiket mudik
Berbeda dengan masyarakat Indonesia yang sudah jauh-jauh hari berburu tiket mudik, masyarakat Malaysia baru memiliki minat tinggi pada promo tiket pesawat di saat bulan Ramadan berlangsung.
Data Google Trends di periode yang sama menunjukkan sebesar 59 persen kata kunci pencarian "promotion" paling populer selama Ramadan merujuk pada promo tiket pesawat Air Asia, Malindo Air, dan Malaysia Airlines.
Selain tiket pesawat, kata kunci pencarian paling populer lainnya sebesar 35 persen merujuk pada promosi supermarket seperti Aeon, Giant, dan Tesco. Sama seperti Indonesia, konsumen Malaysia juga senang membeli produk bahan makanan untuk menyambut Lebaran.
Kota yang paling aktif belanja online
iPrice menggunakan data Google Analytics dari 15 Mei-12 Juni 2018 untuk menganalisa konsumen teraktif dalam berbelanja online berdasarkan wilayah di mana tempat tinggal.
Berikut 7 kota teraktif berbelanja online di Indonesia dari 2 juta pengguna iPrice, yakni Jakarta (42 persen), Surabaya (12 persen), Yogyakarta (9 persen), Medan (5 persen), Makassar (5 persen), Bandung (4 persen), dan Balikpapan (2 persen).
Selain paling aktif berbelanja online, konsumen di Jakarta masih memiliki ketertarikan yang tinggi untuk berbelanja offline. Terbukti program midnight sale di mal besar di Jakarta beberapa minggu lalu mendatangkan 100 ribu pengunjung dalam satu malam.
Sementara, di negeri tetangga Malaysia, persebaran pengunjung ini juga terpusat di negara bagian Kuala Lumpur (57 persen) dan Selangor (20 persen), merefleksikan tren kemelekan teknologi dan belanja dapnline yang hampir sama dengan Indonesia.