Ingin kembali jadi anggota IMO, Indonesia harus dapat 120 suara
Indonesia akan kembali mencalonkan diri sebagai anggota Dewan International Maritime Organization (IMO) kategori 'C' Periode 2018 – 2019 pada pemilihan dalam Sidang Majelis IMO Ke-30 di London pada 27 November sampai 6 Desember 2017. Untuk menjadi Anggota IMO, Indonesia harus mendapat 120 suara.
Indonesia akan kembali mencalonkan diri sebagai anggota Dewan International Maritime Organization (IMO) kategori 'C' Periode 2018 – 2019 pada pemilihan dalam Sidang Majelis IMO Ke-30 di London pada 27 November sampai 6 Desember 2017.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan, bahwa sebagai salah satu negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia menyadari pentingnya keanggotaan sebagai Anggota Dewan IMO. Terlebih lagi sebagai negara yang pernah dikenal sebagai negara pelaut, Indonesia telah sejak dahulu menjadari bahwa lautan adalah kunci bagi kesejahteraan suatu negeri.
"Menjadi Anggota Dewan IMO dapat memberikan Indonesia keistimewaan untuk mewujudkan visi pemerintahan Presiden Joko Widodo ke dalam tindakan, yang akan membawa manfaat tidak hanya bagi Indonesia, namun juga bagi semua negara di dunia," ujar Menhub Budi di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (3/4).
Lebih lanjut, Budi menegaskan dalam menggalang dukungan terdapat 46 negara hadir seperti Ceko, Rusia, Kanada, Srilangkan, Banglades, Maroko, dan 23 Duta Besar. Kemudian untuk menjadi Anggota IMO harus mendapat 120 suara.
"Sekarang sudah dapat 26 suara. Jadi penentuan pada hari H. Kategori C banyak negara ada banyak negara sekitar 20 kursi, Insya Allah," katanya.
Untuk itu, pemerintah telah menyiapkan strategi khusus guna kembali menjadi anggota IMO dengan prinsip sepak bola yakni one on one marking. Di mana, nantinya Indonesia akan aktraktif mencari dukungan.
"Jadi kalau main bola kita mau one on one marking. Ada dua kelompok birokrasi dan swasta. Contohnya, Singapura, Brazil, Chili dan Italia masing-masing one on one marking, kalau enggak berhasil kita minta aktif dan kerja sama tertentu berkaitan dengan pelatihan karena konteks dalam hal katakan IMO saja dengan penetrasi banyak negara kita bisa dapatkan dukungan," katanya.
Baca juga:
Menhub panggil manajemen Lion Air soal delay berjam-jam
Hari pertama pemberlakuan aturan baru taksi online, tarif belum naik
Ini pesan Jokowi terkait revisi aturan transportasi online
Menko Luhut ramaikan peluncuran aplikasi Go-Blue Bird
Mei, Terminal 3 Soekarno Hatta siap untuk penerbangan internasional
Menhub janjikan transparansi pembatasan tarif transportasi online
Menhub revisi regulasi transportasi online, ada sebelas poin penting