LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Industri e-commerce diakui sering terkendala sistem pembayaran

Era informasi dan teknologi yang semakin canggih membuat banyak bermunculan perusahaan rintisan atau e-commerce di Tanah Air. Namun, banyak pebisnis e-commerce yang baru memulai usahanya justru sering terkendala sistem pembayaran. kendala sistem pembayaran muncul lantaran banyaknya channel bank dan metode pembayaran.

2017-05-06 13:00:00
E-commerce
Advertisement

Era informasi dan teknologi yang semakin canggih membuat banyak bermunculan perusahaan rintisan atau e-commerce di Tanah Air. Namun, banyak pebisnis e-commerce yang baru memulai usahanya justru sering terkendala sistem pembayaran.

Direktur PT Pembayaran Lintas Usaha (PT PLUS), Joshua A. Darmawan menilai, kendala sistem pembayaran muncul lantaran banyaknya channel bank dan metode pembayaran yang disediakan.

"Para e-commerce, utamanya startup mengalami kendala dalam mengadakan sistem pembayaran. Baik dalam hal administrasi, teknis, investasi, dan proses pelaksanaannya," ungkap Joshua dalam keterangan tertulis, Jakarta, Sabtu (6/5).

Menurutnya, kendala sistem pembayaran yang dihadapi startup bisa diatasi dengan menggandeng industri payment gateway. Terlebih Bank Indonesia (BI) kini tengah memulai uji coba interkonesi uang elektronik sebagai langkah awal implementasi gerbang pembayaran nasional atau national payment gateway (NPG).

"Payment gateway menyediakan aplikasi e-commerce yang mengintegrasikan berbagai channel pembayaran dari berbagai bank untuk e-business, online-retailer, dan lain lain. Salah satunya Espay (PT PLUS) yang mampu menerima pembayaran dari berbagai channel maupun distribusi pembayaran kepada rekening mitra, member, atau pelanggan secara otomatis di berbagai bank di Indonesia secara realtime. Espay juga menawarkan sistem 'pay as you use' yang memudahkan pengusaha startup karena hanya perlu membayar sekali dalam setiap transaksi," paparnya.

Espay bakal hadir mendukung Indonesia E-commerce Summit & Expo (IESE) yang digelar pada 9-11 Mei 2017 di ICE BSD, Tangerang. Espay mengusung tagline Payment Collection and Distribution Made Easy. Dengan itu, diyakini IESE mampu mendorong industri e-commerce Indonesia untuk menggenjot kiprahnya mendunia.

"IESE merupakan salah satu forum pertemuan terbesar bagi para pemangku kepentingan industri yang akan menghadirkan tokoh penting industri e-commerce. IESE salah satu kegiatan yang dapat mendukung pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai bagian dari pertumbuhan e-commerce dunia," tegas Joshua.

BI sendiri saat ini tengah menyelesaikan Peraturan Bank Indonesia (PBI) terkait NPG yang ditargetkan dapat diterbitkan pada kuartal pertama 2017. Kepala Pusat Bagian Transformasi BI Onny Widjanarko sebelumnya mengungkapkan, uji coba interkoneksi pada uang elektronik karena jumlah pengguna uang elektornik masih relatif kecil dibandingkan alat pembayaran menggunakan kartu (APMK) lainnya.

Selain interkoneksi uang elektronik, BI juga akan mulai mempersiapkan infrastruktur untuk menunjang interkoneksi antarperusahaan switching untuk menyukseskan implementasi gerbang pembayaran nasional.

Advertisement

Baca juga:
Tengah digandrungi, Toshiba seriusi garap penjualan online
Nasib pertokoan di New York gulung tikar akibat online shop
5 Strategi hebat jadi miliuner dari bisnis online
Toko ban online Tyrepac hadirkan promo diskon hingga 50 persen!
Pemerintah sebut bisnis online ancam keberadaan pasar tradisional
Menteri Rini dorong UKM jual produk online untuk perluas pasar
Hindari kredit macet, OJK batasi pinjaman online hingga Rp 2 miliar

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.