Indonesia tawarkan 9 proyek infrastruktur ke China
Dengan nilai mencapai USD 2,5 miliar.
Pemerintah mendorong realisasi komitmen investasi perusahaan-perusahaan China yang sudah tercatat di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Untuk mendorong realisasi kimitmen investasi tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan akan membentuk Desk Khusus China. Rencana tersebut diungkap Darmin saat acara The 2nd Meeting of High Level Economic Dialogue RI – PRC, Jakarta.
Pelaksana tugas (Plt) Deputi Infrastruktur Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Wahyu Utomo mengatakan, ada beberapa proyek yang ditawarkan pemerintah untuk mendapatkan pendanaan China.
"Intinya ada jalan tol, kereta api dan dam (bendungan). (Untuk kereta) Kayaknya (kereta berbasis) rel," kata Wahyu di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (9/5).
Menurutnya, ada total sembilan proyek yang ditawarkan dengan nilai mencapai USD 2,5 miliar.
Berikut daftar sembilan proyek infrastruktur yang ditawarkan pemerintah untuk didanai oleh China:
1. Toll road development of Cileunyi-Sumedang-Dawuan Section I
2. Balinka-Matur-Ngarai Sianok Tunnel Construction
3. Material procurement for construction and bridge rehabilitation
4. Pelosika Multipurpose dam construction
5. Jenelata dam construction
6. Rokan Hilir/Lompatan Harimau Dam construction
7.Jambo Aye Multipurpose Dam
8. Bonehulu Dam Construction
9. Procurement of Track Material and Turnout phase III and IV
Baca juga:
Tingkatkan investasi, Jokowi mau bangun pusat promosi di Beijing
Cara BKPM 'manjakan' investor China di Indonesia
China jajaki investasi USD 2 miliar di Timor Leste
Teken MoU, Indonesia dan China bangun pusat pengembangan rumput laut
Indonesia-Italia makin akrab usai Inter Milan dibeli Erick Thohir
Pertamina klaim pemerintah dukung kerja sama bisnis dengan Rosneft