Indonesia resmi gandeng Jerman dalam pengembangan pendidikan vokasi
Waktu yang disepakati untuk pelaksanaan program yang telah berjalan adalah tahap I dari 1 Februari 2012 sampai dengan 31 Januari 2018 yang diperpanjang dengan tahap II dari 31 Januari 2018 sampai dengan 31 Maret 2018. Kerja Sama Teknik Bilateral yang baru dilanjutkan setelah MoU ditandatangani sampai 31 Maret 2021.
Kementerian Koordinator Perekonomian menandatangani nota kesepahaman bersama Kamar Dagang dan Industri Trier Jerman (IHK Trier) tentang implementasi program kemitraan pendidikan kejuruan atau vokasi di Indonesia. Program ini merupakan program kemitraan antara Indonesia dan Jerman.
"Program Kemitraan pendidikan kejuruan ini merupakan bagian dari kerjasama teknik bilateral antara pemerintah Indonesia dan Jerman yang dibiayai oleh Pemerintah Republik Federal Jerman melalui Sequa (organisasi pengembangan Jerman)," kata Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Rudy Salahuddin di Kantornya, Jakarta, Rabu (24/10).
Dasar dari program ini, adalah persetujuan dari Kementerian Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi Jerman (BMZ) nomor PN 2018.1001.9. tertanggal 30 November 2017. Program Kemitraan Pendidikan Kejuruan ini juga tertera dalam Protokol Negosiasi Kerja Sama Pembangunan antara Indonesia dan Jerman tertanggal 17-18 Juli 2017.
Waktu yang disepakati untuk pelaksanaan program yang telah berjalan adalah tahap I dari 1 Februari 2012 sampai dengan 31 Januari 2018 yang diperpanjang dengan tahap II dari 31 Januari 2018 sampai dengan 31 Maret 2018. Kerja Sama Teknik Bilateral yang baru dilanjutkan terhitung setelah MoU ditandatangani sampai dengan 31 Maret 2021.
Rudy menjelaskan inti program kemitraan yang akan dilaksanakan pada tahun 2018 hingga 2021 ini menitikberatkan pada 3 (tiga) hal antara lain pengembangan dokumen-dokumen atau instrumen-instrumen untuk pendidikan kejuruan di industri. Kedua, penetapan infrastruktur untuk kualifikasi pelatih tempat kerja. Ketiga, pemberdayaan organisasi-organisasi bisnis di Indonesia untuk koordinasi antara sekolah dan industri.
"Pengembangan pendidikan kejuruan sistem ganda berdasarkan contoh Jerman di Indonesia diharapkan dapat menurunkan angka pengangguran anak muda yang tinggi dan meningkatkan kompetensi keahlian. Kita harus memastikan dunia usaha dan dunia industri sendiri yang mengintegrasikan pembelajaran di perusahaan dalam pendidikan kejuruan sistem ganda," ujar Rudy.
Program Kemitraan Tahun 2018-2021 ini, menggandeng industri yang selama ini kurang dilibatkan dalam pendidikan kejuruan dan mengembangkan struktur yang menyeluruh untuk organisasi-organisasi mitra di Indonesia, yang dijadikan sebagai contoh sukses untuk multiplikasi.
Kemudian, organisasi-organisasi mitra dari dunia usaha dan dunia industri di Indonesia juga diharapkan dapat menentukan target dan isi program secara signifikan. Karena itu, Bahasa Indonesia merupakan bahasa resmi yang secara konsisten digunakan dalam program.
Sementara Kadin Indonesia serta Pusat Pelatihan Kadin Jawa Tengah (EduKadin) dan Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi (BKSP) Jawa Timur akan menjadi mitra Program Kemitraan 2018-2021 ini. "Program ini juga bekerja sama dengan lembaga-lembaga pemerintah terkait, program-program bantuan lainnya, sekolah-sekolah kejuruan, asosiasi-asosiasi profesi dan perusahaan-perusahaan terkait," pungkas Rudy.
Hadir dalam kesempatan ini antara lain Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial Anton J Supit, Chief Executive of Chamber of Commerce and Industry of Germany Jan Grockauer dan The Representative of German Embassy, Raffael Teck.
Baca juga:
Ini strategi Jack Ma majukan ekonomi digital di Indonesia
Dukung program vokasional, Japfa resmi gandeng Politkenik Pembangunan Pertanian
Siswa SPN Dirgantara yang diborgol dikenal pendiam dan bermasalah
Presiden Jokowi minta pemuda RI siap kerja usai lulus pendidikan
Cerita magang Menteri Rini, diminta foto kopi dan buat kopi untuk pimpinan perusahaan
BUMN gandeng Universitas Indonesia luncurkan program pendidikan vokasi
Dorong pendidikan vokasi, PT AHM hibahkan 60 unit sepeda motor