LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Indonesia perkuat kedaulatan ekonomi antisipasi kebijakan pajak AS

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, kebijakan pajak dari Amerika tersebut akan membuat banyak investor-investor Amerika menanamkan investasi di luar. Tentu hal ini harus diantisipasi oleh negara-negara di dunia, termasuk Indonesia.

2017-12-28 18:10:13
Bank Indonesia
Advertisement

Bank Indonesia (BI) menilai bahwa sepanjang tahun 2017 nilai tukar rupiah terhadap dolar cenderung stabil. Meski stabil, ada sedikit tekanan eksternal pada triwulan IV 2017. Di mana saat itu ada pengumuman rencana Amerika Serikat akan meluncurkan paket kebijakan pajak khusus.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, kebijakan pajak dari Amerika tersebut akan membuat banyak investor-investor Amerika menanamkan investasi di luar. Tentu hal ini harus diantisipasi oleh negara-negara di dunia, termasuk Indonesia.

"Jadi, tentu negara-negara, termasuk Indonesia perlu antisipasi. Kalau seandainya terjadi suatu capital universal itu adalah sesuatu yang perlu dikelola dengan hati-hati," kata Agus di Kantornya, Jakarta, Kamis (28/12).

Advertisement

Agus menuturkan, dengan adanya kebijakan tersebut Indonesia mesti menjaga fundamental ekonomi negara. Selain itu juga terus melakukan struktural reformasi sehingga dana-dana Amerika yang di Indonesia agar tetap ada di tanah air ini.

"Kalau BI melihat yang utama, kita jaga fundamental ekonomi kita. Terus melakukan struktural reformasi kita sehingga confident dari dana-dana Amerika yang ada di Indonesia agar tetap di Indonesia," jelasnya.

Lanjutnya, terobosan yang dilakukan oleh Amerika ini ternyata bisa diselesaikan lebih cepat. Padahal BI memperkirakan kebijakan pajak itu berlaku tahun 2019.

Advertisement

"Ternyata 2018 sudah mulai berlaku. Dari 35 persen turun 21 persen. Jadi, ini suatu perkembangan yang mesti disikapi oleh negara-negara di dunia," kata Agus.

Baca juga:
Jelang pertemuan IMF, Pelindo III sulap Pelabuhan Benoa seperti di Singapura
Kemenkeu tunda penerbitan e-faktur pajak bagi pembeli tak punya NPWP
2017, BI prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya 5,05 persen
Mentan: perbaikan irigasi bikin produksi pertanian Sulsel surplus 2 juta ton
Bos BI : Nilai tukar Rupiah cenderung stabil sepanjang 2017

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.