LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Indonesia-Jerman pererat kerja sama pengembangan energi terbarukan

"Ada payung Government to Government yang kami tandatangani walaupun beberapa private sector sudah bekerja sama."

2016-05-18 16:03:26
Energi Baru Terbarukan
Advertisement

Indonesia semakin mempererat kerja sama dengan Jerman di bidang energi bersih dan terbarukan. Ini dibuktikan lewat Penandatanganan Declaration of Intent (pernyataan minat) antara Menteri ESDM Sudirman Said dan Parliamentary State Secretary Jerman Uwe Beckmeyer.

"Ada payung Government to Government yang kami tandatangani walaupun beberapa private sector (swasta) sudah bekerja sama," kata Sudirman di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (18/5).

Sejatinya, menurut Sudirman, Jerman sudah sejak lama berminat terlibat dalam pengembangan energi di Tanah Air.

Advertisement

"Kemarin di Jerman juga sudah tandatangan antara PLN dan Siemens yang melibatkan tidak hanya listrik tapi juga proyek atau program pengembangan Sumber daya manusia, termasuk penyediaan vocational training," jelasnya.

Sudirman menjelaskan, nantinya program kerja sama dengan Jerman ini akan membuka peluang keterlibatan generasi muda Indonesia dan meningkatkan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia di sektor energi.

"Dan tadi sudah dikatakan, proyek ini akan sangat terbuka bagi pemuda pemudi Indonesia untuk tidak saja berpartisipasi dalam program training tapi juga dalam menjadikannya sebagai lapangan kerja baru, yang saya kira akan makin besar dan sejalan dengan lajunya program 35.000MW," papar Sudirman.

Advertisement

Sudirman menegaskan, Indonesia terus berbenah diri agar minat investasi asing ke Indonesia, utamanya di sektor energi, terus meningkat. Usaha perbaikan diri ini dinilai mulai membuahkan hasil dengan adanya pernyataan minat investasi dari Jerman.

"Secara policy kita cukup menarik, investment dateng. Tetapi concern kita adalah bagaimana di level eksekusi, di level PLN ada penyesuaian dan kesamaan arah, kesamaan irama agar minat dunia internasional itu bisa direspon dengan baik. Kehadiran Jerman hari ini menjadi bukti bahwa supprot dunia internasional begitu besar dan kita menghargai itu."

Baca juga:
Perusahaan Australia minat bangun PLTA senilai USD 100 juta di RI
Menengok proyek pembangkit listrik tenaga nuklir pertama Belarusia
Warga di Gorontalo pakai kotoran ternak untuk masak & sumber listrik
PLN bakal coba pakai energi terbarukan untuk terangi Nias
Kementerian LHK akan kaji wacana eksplorasi panas bumi Gunung Lawu
5 Mahasiswa UB Malang berhasil buat listrik dari tanaman padi

(mdk/yud)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.