Indomobil Boyong SUV Listrik Keluarga Leapmotor C10 ke Indonesia, Cocok untuk Keluarga Modern
PT Indomobil National Distributor berencana memboyong SUV listrik keluarga Leapmotor C10 ke Indonesia, menawarkan teknologi canggih dan keamanan optimal yang sangat cocok untuk kebutuhan keluarga modern.
PT Indomobil National Distributor (IND) menunjukkan keseriusan untuk menghadirkan kendaraan utilitas sport (SUV) listrik ukuran menengah, Leapmotor C10, ke pasar Indonesia. Kendaraan ini dinilai sangat cocok untuk memenuhi kebutuhan keluarga di Tanah Air, berkat fokusnya pada teknologi yang berpusat pada manusia (human tech).
CEO Indomobil, Tan Kim Piauw, menjelaskan bahwa kerja sama dengan Stellantis untuk membawa Leapmotor C10 ke Indonesia sedang dimatangkan. Proses ini akan dilakukan melalui skema perakitan terurai lengkap (Completely Knocked Down/CKD), sebagai upaya penyesuaian terhadap kebijakan industri otomotif nasional.
Langkah strategis ini juga mencakup pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sesuai regulasi pemerintah. Tan menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memenuhi persyaratan TKDN, yang meliputi aspek sumber daya manusia dan lokalisasi suku cadang tertentu, setidaknya pada tahap awal.
Spesifikasi Unggul untuk Kenyamanan Keluarga
Leapmotor C10 dirancang dengan mempertimbangkan kenyamanan dan kebutuhan keluarga modern. Dengan panjang bodi 4.739 milimeter, SUV listrik ini menawarkan ruang kabin yang luas, memastikan setiap perjalanan terasa nyaman bagi seluruh penumpang.
Interior kendaraan menggunakan material tekstil bersertifikasi Oeko-Tex Standard 100. Sertifikasi ini menjamin bahwa bahan yang digunakan bebas dari zat berbahaya, sehingga sangat aman bagi penumpang, termasuk anak-anak, dan memberikan ketenangan pikiran bagi orang tua.
Selain itu, desain interior yang ergonomis dan fitur-fitur yang mudah diakses menjadikan Leapmotor C10 pilihan ideal sebagai SUV keluarga. Fleksibilitas ruang kabin memungkinkan kendaraan ini untuk membawa barang dan penumpang dengan lebih leluasa.
Teknologi Canggih dan Performa Optimal Leapmotor C10
Leapmotor C10 tidak hanya unggul dalam kenyamanan, tetapi juga dalam inovasi teknologi dan performa. Struktur kendaraan didukung oleh teknologi Cell-to-Chassis (C2C) yang mengintegrasikan baterai langsung ke dalam struktur sasis.
Pendekatan C2C ini diklaim mampu meningkatkan kekakuan bodi secara signifikan, sekaligus menjaga stabilitas kendaraan dan meningkatkan keamanan saat bermanuver. Teknologi ini merupakan salah satu keunggulan yang membedakan Leapmotor C10 di segmen SUV listrik.
Dari sisi performa, SUV listrik ukuran menengah ini ditenagai oleh motor listrik rear-wheel drive (RWD) dengan kemampuan hingga 168kW. Kapasitas baterai sebesar 69,9 kWh memungkinkan Leapmotor C10 menempuh jarak maksimal hingga 477 kilometer dalam sekali pengisian penuh, berdasarkan standar New European Driving Cycle.
Keamanan berkendara juga menjadi prioritas utama dengan disematkannya 16 fitur keselamatan aktif atau Advanced Driver Assistance Systems (ADAS). Fitur-fitur ini membantu pengemudi dalam berbagai kondisi jalan, memberikan perlindungan ekstra bagi seluruh penghuni kendaraan.
Strategi Indomobil dan Dampak Terhadap Industri Otomotif Nasional
Indomobil berkomitmen untuk memperkuat kehadirannya di pasar kendaraan listrik Indonesia dengan membawa Leapmotor C10. Melalui skema CKD, perusahaan berupaya memenuhi regulasi pemerintah terkait TKDN, yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri otomotif di dalam negeri.
Meskipun harga resmi Leapmotor C10 belum diumumkan, Indomobil akan mempertimbangkan berbagai faktor seperti nilai tukar mata uang dan kebijakan insentif pemerintah untuk kendaraan listrik. Hal ini menunjukkan pendekatan yang hati-hati dalam penetapan harga agar kompetitif di pasar.
Penguatan produksi lokal melalui perakitan CKD ini tidak hanya meningkatkan daya saing industri otomotif nasional, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap kendaraan listrik. Dengan demikian, Leapmotor C10 diharapkan menjadi pilihan yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan bagi konsumen Indonesia.
Sumber: AntaraNews