Indikasi Awal dan Kronologi Terjadinya Tumpahan Minyak Milik Pertamina di Blok ONWJ
Ada indikasi terjadi anomali tekanan pengeboran sumur YYA-1 sehingga menyebabkan munculnya gelembung gas diikuti oil spill. Kebocoran gas tersebut kemudian berdampak pada terjadinya pergeseran pondasi anjungan YY-1 Blok Offshore North West Jawa (ONWJ).
PT Pertamina (Persero) tengah melakukan investigasi awal terkait tumpahan minyak spill yang menceceri laut pantai utara Karawang pada beberapa waktu lalu. Berdasarkan dugaan awal, tumpahan minyak tersebut terjadi karena kebocoran gas yang menimbulkan gelembung udara di sumur YYA-1 Blok Offshore North West Jawa (ONWJ)
"Kita masih lakukan investigasi mendalam, bisa kami sampaikan bahwa gas yang dari permukaan inilah yang menyebabkan," kata Direktur Hulu Pertamina, Dharmawan H Samsu saat konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Kamis (25/7).
Dia menyebut, ada indikasi terjadi anomali tekanan pengeboran sumur YYA-1 sehingga menyebabkan munculnya gelembung gas diikuti oil spill. Kebocoran gas tersebut kemudian berdampak pada terjadinya pergeseran pondasi anjungan YY.
"Sehingga itu mengakibatkan terjadinya tumpahan minyak dan terbawa arus pantai terdekat," jelasnya.
Dharmawan menjelaskan, rangkaian peristiwa tersebut bermula pada 12 Juli 2019. Di mana pada pukul 01.30 WIB ketika melakukan kegiatan korporasi muncul gelembung gas di anjungan YYA-1 yang terletak di wilayah operasi offshore ONWJ.
Melihat kejadian itu, pada 14 Juli sekitar pukul 22.40 WIB seluruh pekerja yang diseluruh anjungan dari sekitar area tersebut dievakuasi ke tempat yang aman. Di hari selanjutnya, PHE ONWJ menyatakan keadaan darurat dengan mengirim surat kepada SKK Migas dan Kementerian ESDM.
Pada 16 Juli mulai terlihat ceceran lapisan minyak di permukaan laut sekitar di samping gelembung yang masih terus terjadi. Dan pada 18 Juli, lapisan minyak mencapai pantai barat. Di mana jarak anjungan dengan garis pantai Karawang berada pada 2 kilometer.
Baca juga:
Ikan di Tambak Petani Karawang Mati Akibat Tercemar Tumpahan Minyak Milik Pertamina
Pertamina Dinilai Sejajar Perusahaan Migas Dunia Tangani Insiden ONWJ
Tim Ahli Pertamina Dikerahkan Tangani Minyak Tumpah di Pantai Utara Karawang
Pantai Utara Karawang Tercemar Tumpahan Limbah Minyak Mentah
Kemenhub Siap Bantu Pertamina Tangani Kebocoran Migas di Laut Jawa Barat
Pertamina Kerahkan 27 Kapal dan Alat Penangkap Tumpahan Minyak di Laut Jabar