LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Indef: Utang Tidak Masalah Selama Produktif dan Pemerintah Mampu Bayar

Selain itu, utang yang dibuat pemerintah juga harus berada dalam kerangka pengelolaan keuangan negara yang berkelanjutan. Kemudian, hal lain yang harus dilihat adalah kapasitas atau kemampuan pemerintah dalam membayar utangnya.

2019-02-07 18:38:09
Utang
Advertisement

Ekonom Senior Indef, Muhammad Nawir Messi menyebut bahwa sah-sah saja pemerintah berutang selama dalam masih dalam batas wajar. Menurut dia, utang tidak menjadi persoalan selama digunakan untuk pembangunan ekonomi yang produktif dan dapat mendorong pertumbuhan secara berkelanjutan.

"Utang itu boleh saja, jika dipakai untuk kegiatan ekonomi pembangunan yang produktif bisa mendorong pertumbuhan secara berkelanjutan," ujarnya di Jakarta kamis (7/2).

Selain itu, utang yang dibuat pemerintah juga harus berada dalam kerangka pengelolaan keuangan negara yang berkelanjutan. Kemudian, hal lain yang harus dilihat adalah kapasitas atau kemampuan pemerintah dalam membayar utangnya.

Advertisement

"Utang itu prinsipnya harus ada pada kerangka kebijakan keuangan yang sustainable, jadi bukan berarti ngga boleh ngutang, sepanjang kapasitas membayar itu ada dan sanggup," jelasnya.

Sebelumnya diketahui, utang pemerintah menuai kritik. Ekonom Faisal Basri menyoroti posisi utang Indonesia era Jokowi-JK. Dia menyebut, selama pemerintahan Jokowi-JK utang Indonesia naik 69 persen, dari Rp 2.605 triliun pada 2014 menjadi Rp 4.418 triliun pada 2018.

Selain itu, Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto pun melayangkan kritik. Dia mengaku sangat prihatin dengan jumlah utang Indonesia yang saat jumlahnya cukup besar. Dengan banyaknya utang, dia ingin menyindir nama Menteri Keuangan diganti nama menjadi Menteri Pencetak utang.

Advertisement

Baca juga:
Gerindra Minta Pemerintah Tak Hamburkan Duit Utang Demi Pilpres 2019
Bayar Utang Luar Negeri, Cadangan Devisa RI Turun Tipis Jadi USD 120,1 Miliar
Respon Jasa Marga Soal Pembangunan Infrastruktur Tanpa Utang
Ekonom: Meski Meningkat Cepat, Utang RI Masih Terkendali
Soal Sri Mulyani Pencetak Utang, Jokowi Sindir Prabowo Tidak Mengerti Ekonomi Makro
Sri Mulyani Bikin Puisi Soal Pencetak Utang, BPN Sebut 'Tunggu Puisi Pak Prabowo'

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.