Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Respon Jasa Marga Soal Pembangunan Infrastruktur Tanpa Utang

Respon Jasa Marga Soal Pembangunan Infrastruktur Tanpa Utang

Merdeka.com - Masifnya pembangunan infrastruktur untuk jalan tol yang menggunakan utang atau pinjaman banyak mendapat sorotan dari masyarakat. Sebab, hal ini sering dikaitkan dengan ketidakmampuan pemerintah dalam mengelola proyek infrastruktur.

Head of Corporate Finance Jasa Marga Eka Setya Adrianto memandang lain terkait proses berutang tersebut. Menurutnya, berutang merupakan tanda bahwa perseroan atau Indonesia dipercaya untuk menggarap suatu proyek.

"Orang berutang itu berarti mereka punya trust. Investor tentu enggak mau minjemin duitnya kalau besok Indonesia bubar kan? Tidak semudah itu," jelasnya di Menara BCA, Jakarta Pusat, Kamis (7/2).

Eka menggambarkan, kegiatan berutang sama saja dengan seseorang yang ingin membeli rumah. Kata dia, seseorang tidak mungkin membeli rumah langsung secara tunai (cash).

"Sama saja lah dengan orang beli rumah. Saya rasa orang beli rumah enggak ada yang cash. Nah idealnya kan sepertiga dari penghasilan kita. Kalo lebih tinggi, itu yang problem," ujarnya.

Eka menambahkan, karakter bisnis infrastruktur sendiri memang membutuhkan waktu yang panjang. Oleh karena itu, lini bisnis pada sektor ini perlu dinilai secara berbeda dengan industri lain.

"Infrastruktur kan memang nafasnya panjang, butuh waktu dia bisa service debt-nya tapi again infrastruktur itu bisnis yang menarik karena sudah berkali-kali terkena paparan krisis seperti 2015 tapi revenue streamnya tetap tinggi, tumbuh. Selama kita butuh transportasi, maka itu akan well-protected dari investor," tandasnya.

Reporter: Bawono Yadika Tulus

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP