INDEF nilai demo 2 Desember untungkan pedagang dadakan
Pengamat Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Ahmad Heri Firdaus, menegaskan aksi demo hari ini tidak akan berdampak negatif terhadap ekonomi jangka panjang. Heri menilai aksi demo justru menguntungkan bagi pedagang dadakan.
Pengamat Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Ahmad Heri Firdaus, menegaskan aksi demo hari ini tidak akan berdampak negatif terhadap ekonomi jangka panjang. Heri menilai aksi demo justru menguntungkan bagi pedagang dadakan.
"Untuk jangka panjang tidak. Aksi hari ini kan aksi damai. Mungkin nanti aktivitas ekonomi yang sedikit berubah berupa munculnya pedagang dadakan," ujar Heri saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Jumat (2/12).
Heri mengatakan roda perekonomian hari ini berjalan normal seperti biasa. Hampir tidak ada perusahaan yang menghentikan proses produksi. "Meski demo damai hari ini dilakukan, tapi sejauh ini belum ada perusahaan yang terlihat berhenti beroperasi," kata Heri.
Terkait buruh yang juga melakukan demo hari ini, Heri mengatakan harus ada komunikasi antara pemerintah, pengusaha dan buruh. Hal tersebut dilakukan untuk mencapai kesepakatan atas keinginan kedua belah pihak.
"Buruh dan pengusaha kan memiliki pandangan yang berbeda. Buruh inginkan upah naik sementara pengusaha ingin produktivitas juga meningkat. Pemerintah dibutuhkan untuk menyatukan kedua kepentingan ini," imbuhnya.
Baca juga:
Momen-momen mesra anggota TNI dengan massa usai demo 212
MenPAN-RB bakal tindak PNS yang bolos kerja ikut aksi 2 Desember
Usai salat Jumat, massa mulai tinggalkan Monas
Aksi damai 2 Desember buat Pasar Baru sepi pengunjung
Usai Salat Jumat, Jokowi temui massa aksi di Monas
Aa Gym ingatkan semua orang, jaga tutur kata biar tak jadi masalah
Jokowi dan JK Salat Jumat bareng massa aksi bela Islam jilid III