LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

INA Resmi Masuk Jaringan Global Sovereign Wealth Fund IFSWF

Lembaga Pengelola Investasi (INA) resmi menjadi anggota asosiasi/associate member dari International Forum of Sovereign Wealth Funds (IFSWF). Dengan bergabungnya Indonesia ke jaringan global sovereign wealth fund, maka IFSWF sekarang memiliki 35 anggota penuh dan 6 anggota asosiasi, mewakili 40 negara di seluruh dunia.

2021-05-24 19:22:52
Lembaga Pengelola Investasi
Advertisement

Lembaga Pengelola Investasi atau Indonesia Investment Authority (INA) resmi menjadi anggota asosiasi/associate member dari International Forum of Sovereign Wealth Funds (IFSWF). Dengan bergabungnya Indonesia ke jaringan global sovereign wealth fund, maka IFSWF sekarang memiliki 35 anggota penuh dan 6 anggota asosiasi, mewakili 40 negara di seluruh dunia.

Chair of the IFSWF, Majed Al Romaithi mengatakan, pihaknya sangat senang menyambut INA sebagai anggota asosiasi IFSWF. Salah satu tujuan inti Forum ini adalah untuk mempromosikan tata kelola yang baik dan praktik manajemen investasi dengan memfasilitasi berbagai pengetahuan antara anggota penuh IFSWF dan anggota asosiasi.

"Dengan bergabung sebagai anggota asosiasi, INA akan mendapatkan keuntungan dari pengalaman anggota kami selama puluhan tahun untuk membantunya berkembang sebagai lembaga investasi terkemuka di dunia," jelasnya dalam pernyataanya, Senin (24/5).

Advertisement

Keanggotaan IFSWF dikhususkan untuk lembaga yang sedang dalam tahap awal menjadi Sovereign Wealth Fund. Dengan menjadi anggota asosiasi, INA secara sukarela setuju untuk bekerja menerapkan Prinsip dan Praktif yang diterima secara umum untuk tata kelola, investasi, dan manajemen risiko dari

Sovereign Wealth Fund, yang dikenal sebagai Santiago Principle, sebagaimana INA sedang menerapkan proses investasi dan manajemen risikonya. Keanggotaan asosiasi diberikan hingga tiga tahun.

INA sendiri adalah lembaga pengelola investasi yang didirikan pada tahun 2020 berdasarkan hukum Republik Indonesia untuk mengelola investasi nasional, dengan tujuan khusus membangun kemakmuran bagi generasi mendatang dan berkontribusi bagi pembangunan ekonomi Indonesia. Misi INA adalah memberikan imbal hasil yang optimal, berkolaborasi dengan investor yang kredibel, menciptakan nilai dan meningkatkan daya saing Indonesia.

Advertisement

Sementara itu, Chief Executive Officer of INA, mengaku merasa terhormat diterima sebagai anggota asosiasi dari International Forum of Sovereign Wealth Funds. Sebagai SWF yang baru, INA akan mengambil langkah untuk mempelajari praktik terbaik global, menjaga transparansi dan menjunjung tinggi nilai-nilai yang akan memandu kita di masa depan.

"Kami sepenuhnya berniat untuk memenuhi komitmen kami menerapkan Santiago Principle dalam menjalankan organisasi investasi kami yang didorong secara komersial dan kehati-hatian,” pungkasnya.

Baca juga:
BPJamsostek dan INA Kerja Sama Terkait Investasi Langsung
LPI Tandatangani MoU Platform Investasi Infrastruktur Pertama Indonesia
Kehadiran LPI Bakal Dongkrak Permintaan Semen Domestik
Bos WIKA: Kehadiran LPI Menjadi Penyemangat Membangun Infrastruktur
Pemerintah Rayu 52 Calon Mitra Strategis agar Mau Tanamkan Modal di LPI
Pemerintah Pastikan Abu Dhabi Akan Suntik Modal LPI Rp145 Triliun

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.