LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

IMF Prediksi Ekonomi 160 Negara Masih Terpukul Hingga 2024 Akibat Pandemi

Managing Director IMF, Kristalina Georgieva memperkirakan pada tahun 2024 masih banyak negara yang menghadapi berbagai tantangan sebagai dampak pandemi Covid-19. Setidaknya ada 160 negara yang kinerja ekonominya masih dibawah tahun 2019 atau pra pandemi.

2021-10-14 17:14:26
Pertumbuhan Ekonomi
Advertisement

Managing Director IMF, Kristalina Georgieva memperkirakan pada tahun 2024 masih banyak negara yang menghadapi berbagai tantangan sebagai dampak pandemi Covid-19. Setidaknya ada 160 negara yang kinerja ekonominya masih dibawah tahun 2019 atau pra pandemi.

"Kami memperkirakan bahwa dua tahun dari sekarang, pada tahun 2024, hampir 160 negara masih akan menghadapi kerugian output relatif terhadap tren pra pandemi. Mereka masih belum mengejar hingga 2019," kata Kristalina seperti dikutip dari imf.org, Jakarta Kamis (14/10).

Kondisi ini terjadi karena di masa depan dunia masih dihadapkan pada ketidakpastian global. Mulai dari prospek inflasi, tingkat utang yang meningkat hingga perbedaan ekonomi antarnegara yang semakin melebar.

Advertisement

"Jalan di depan lebih menantang, apa yang kita hadapi lebih banyak ketidakpastian," katanya.

Hal ini dipicu dari tingkat akses vaksin yang masih terbatas. Sehingga menghambat proses pemulihan ekonomi di berbagai negara berkembang. Padahal vaksin telah bisa menyelamatkan nyawa jutaan orang dari paparan virus corona.

Di samping itu kehadiran vaksin juga mampu meningkatkan kinerja ekonomi. Hal ini juga didorong berbagai langkah-langkah kebijakan yang diambil masing-masing negara.

Advertisement

"Pemulihan ekonomi terus berlanjut karena langka kebijakan yang luar biasa, karena vaksin terus menyelamatkan nyawa jutaan rang dan meningkatkan kinerja ekonomi," kata dia.

Meski begitu, IMF baru-baru ini merevisi prediksi pertumbuhan ekonomi global yang turun di angka 5,9 persen. Penurunan 0,1 persen tersebut berdasarkan pada kondisi dan situasi terkini. Namun proyeksi pertumbuhan ekonomi global di tahun berikutnya tidak mengalami perubahan yakni tetap di angka 4,9 persen.

"Kemarin kami sedikit mengurangi perkiraan pertumbuhan global menjadi 5,9 persen untuk tahun ini, hanya turun 0,1 persen. Dan kami membiarkan proyeksi kami tidak berubah untuk tahun depan, pada 4,9 persen. Itu sendiri adalah kabar baik," kata dia.

Baca juga:
UU HPP & Cipta Kerja Jadi Kebijakan Jokowi Capai Indonesia Maju di 2045
Ekonom Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 3,5 Persen Sepanjang Tahun 2021
Pertumbuhan Ekonomi Dinilai Bisa Capai 3,5 Persen Tahun Ini
Kemenkeu Siap Antisipasi Potensi Penurunan Pertumbuhan Ekonomi Dunia 2021
Pentingnya Penggunaan Teknologi di Sektor Perpajakan untuk Genjot Pendapatan Negara
Survei BI: Kegiatan Usaha Tumbuh Positif di Triwulan III-2012

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.