Ikuti harga BBM, Jonan turunkan tarif angkutan umum sebesar 3 persen
Penurunan tarif angkutan umum itu meliputi penerbangan, kapal laut dan kereta api.
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan tarif angkutan umum akan turun sebesar tiga persen. Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah mengumumkan penurunan harga bahan bakar minyak jenis premium dan solar sebesar Rp 500 per liter.
"Penurunannya tiga persen. Tergantung mau pake premium atau solar," kata Jonan di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (30/3).
Jonan menjelaskan penurunan tarif angkutan umum itu meliputi penerbangan, kapal laut, kereta api, angkutan darat antar kota, antar provinsi dan antar kota. Nantinya, Jonan akan mengeluarkan surat edaran yang ditujukan ke setiap kepala daerah terkait penurunan tarif angkutan umum tersebut.
"Nanti detailnya akan disampaikan lewat surat edaran dari Menteri Perhubungan," kata dia.
Sebelumnya, Pemerintah memutuskan untuk menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar sebesar Rp 500 per liter. Dengan demikian, harga Premium yang awalnya Rp 6.950 per liter turun menjadi Rp 6.450 per liter dan harga solar yang awalnya Rp 5.650 per liter turun menjadi Rp 5.150 per liter. Penurunan ini akan berlaku mulai 1 April 2016.
"Telah diputuskan harga baru yang akan berlaku mulai 1 april 2016. Bahwa regulasi kita meminta pemerintah untuk tidak melepaskan harga BBM sepenuhnya pada mekanisme pasar. Harus ada stabilitas, smooth, karena itu hari ini kita memutuskan harga premium menjadi Rp 6.450 per liter turun Rp 500, solar menjadi Rp 5.150 per liter," ujar Menteri ESDM Sudirman Said dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (30/3).
Baca juga:
Mulai 1 April, harga premium dan solar turun Rp 500 per liter
Ikuti harga BBM, Jokowi minta Jonan turunkan tarif angkutan umum
Tahun ini, Pertamina luncurkan solar varian baru
Belasan ton BBM bersubsidi diamankan di perbatasan RI-Timor Leste
Harga premium bakal turun, Pertamina minta SPBU tambah stok
Pangkas konsumsi BBM, Kadin dorong pengembangan biogas
Distribusi rumit, harga BBM RI tak bisa disamakan dengan negara lain