LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ikan kakap Indonesia tembus pasar ekspor hingga ke Eropa

Perusahaan Ikan Indonesia (Perindo) menyampaikan ikan kakap hasil tangkapan nelayan pesisir selatan Kabupaten Lebak berhasil menembus pasar ekspor karena memiliki kualitas standar internasional yang baik. Kebanyakan ikan kakap pesisir selatan Lebak dipasok ke Jepang, Korea Selatan dan sejumlah negara di Benua Eropa.

2017-09-24 14:00:00
Perindo
Advertisement

Perusahaan Ikan Indonesia (Perindo) menyampaikan ikan kakap hasil tangkapan nelayan pesisir selatan Kabupaten Lebak berhasil menembus pasar ekspor karena memiliki kualitas standar internasional yang baik.

"Kami menerima laporan permintaan ikan kakap untuk dipasok ke luar negeri cenderung meningkat," kata Pelaksana tugas Perindo Arman seperti dikutip Antara, Minggu (24/9).

Dia menambahkan, ikan kakap menjadi primadona bagi nelayan di pesisir selatan Kabupaten Lebak yang tersebar di 11 Tempat Pelelangan Ikan (TPI) karena nilai jualnya lebih tinggi, yakni sekitar Rp 50-60 ribu per kilogram.

Advertisement

Apabila, nelayan seharian melaut bisa menangkap 20 kilogram kakap dipastikan pulang ke rumah membawa uang Rp 2 juta, dengan jenis kakap merah dan kakap batu.

"Kami mendorong nelayan Lebak terus meningkatkan produksi tangkapan kakap guna meningkatkan pendapatan ekonomi mereka," imbuhnya.

Menurut dia, kebanyakan ikan kakap pesisir selatan Lebak dipasok ke Jepang, Korea Selatan dan sejumlah negara di Benua Eropa, melalui perusahaan eksportir dari Sukabumi dan Jakarta.

Advertisement

"Kami yakin peningkatan permintaan pasar ekspor itu tentu dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi nelayan," jelas Arman.

Seorang nelayan di pesisir Pantai Binuangeun, Iming (50), seorang nelayan di pesisir Pantai Binuangeun mengaku setiap hari mencari udang lobster, layur, cakalang, tuna, dan kakap merah karena jenis ikan itu untuk tujuan ekspor.

"Kami terkadang melaut bisa mendapat penghasilan bersih setelah dipotong bahan bakar mencapai Rp 750 ribu sampai Rp 1,5 juta per hari," jelasnya.

Baca juga:
Laos tertarik beli sejata dan amunisi milik PT Pindad
China yakin kereta cepat Jakarta-Bandung selesai akhir 2019
Bangun pelabuhan bernuansa robot, Pelindo II siapkan dana Rp 14 T
Pertama di Indonesia, Pelindo II ingin pelabuhan New Priok dioperasikan oleh robot
Transformasi bisnis, Balai Pustaka perkenalkan produk anyar
Cara unik Peruri kenalkan cara membuat uang di IBD Expo
Bos Garuda: Kita tidak batalkan, cuma tunda pemesanan pesawat hingga 2019

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.