IHSG ukir rekor di tengah memanasnya KPK dan Polri
Aksi beli investor asing mencapai Rp 1,62 triliun.
Panasnya suhu politik nasional akhir pekan ini, Jumat (23/1), tidak mengganggu kinerja perdagangan saham. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap bertahan di zona hijau dan ditutup menguat di tengah kisruh KPK dan Polri, pasca penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjajanto oleh Bareskrim Polri.
IHSG menguat 64,85 poin atau naik 1,23 pada level 5.318. Ini merupakan rekor baru bagi IHSG. Indeks LQ45 ikut bergerak positif dengan penguatan 1,73 persen ke level 910,78.
"IHSG kembali reli seiring sentimen positif dari Eropa dengan didorong oleh aksi beli dari investor asing yang mencapai Rp 1,62 triliun," ujar analis Ascend Agus Susanto melalui riset hariannya.
Tercatat, 7,05 lembar saham ditransaksikan dengan nilai transaksi mencapai Rp 8,74 triliun dengan kenaikan terjadi pada 199 saham sementara 122 saham lainnya terkoreksi. Kenaikan IHSG didorong menguatnya saham-saham unggulan. Terutama dari sektor aneka industri yang naik hingga 3,59 persen.
Bursa Asia juga kompak menguat. Bursa Nikkei ditutup naik 1,05 persen ke level 17.511. Indeks Hang Seng naik 1,34 persen ke level 24.850. Indeks Shanghai naik 0,30 persen pada level 3.353.
Baca juga:
Dibuka melesat 40 poin, IHSG dekati 5.300 di akhir pekan
Penguatan IHSG dibayangi aksi ambil untung
Meski cuaca mendung, IHSG dan Rupiah mampu ditutup cerah
Dibayangi aksi ambil untung, IHSG dibuka naik tipis 6 poin
Hari ini, IHSG dan Rupiah kompak menguat saat penutupan perdagangan
Perdagangan diprediksi ramai aksi beli, IHSG bakal bergerak menanjak