LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

IHSG Menguat Dipicu Kemenangan Jokowi-Ma'ruf Versi Quick Count

IHSG dibuka menguat 87,3 poin atau 1,35 persen ke posisi 6.568,85. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 21,27 poin atau 2,08 persen menjadi 1.045,21.

2019-04-18 09:48:24
IHSG
Advertisement

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat seiring dengan hasil hitung cepat (quick count) pemilihan presiden (pilpres) 2019 yang memperlihatkan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

IHSG dibuka menguat 87,3 poin atau 1,35 persen ke posisi 6.568,85. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 21,27 poin atau 2,08 persen menjadi 1.045,21.

Kepala Riset Valbury Sekuritas, Alfiansyah mengatakan, pergerakan indeks saham akan dipengaruhi sentimen eksternal terutama terkait perang dagang, namun sentimen domestik terkait hasil hitung cepat di mana pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin unggul dapat menjadi sentimen positif.

Advertisement

"Terlepas dari sentimen eksternal, hasil quick count yang dilakukan sejumlah lembaga dalam pemilihan presiden yang memenangkan pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin, diperkirakan akan terdampak besar bagi pergerakan IHSG yang berpeluang positif pada hari ini," ujar Alfiansyah.

Terkait perang dagang, Uni Eropa akan memulai pembicaraan mengenai perjanjian perdagangan dengan Amerika Serikat (AS) untuk membuat kesepakatan sebelum akhir tahun. Uni Eropa menyetujui dua hal untuk negosiasi, yakni memotong tarif barang-barang industri dan membuat perusahaan lebih mudah menunjukkan produk-produk yang memenuhi standar Uni Eropa atau AS.

Sebelumnya, AS juga dikabarkan meringankan tuntutannya terhadap China pada saat perundingan dagang, di mana keringanan tersebut terkait dengan subsidi industri. AS tidak lagi memaksa China untuk mengurangi subsidi industri mereka. Padahal sebelumnya AS menentang keras kebijakan subsidi industri China.

Advertisement

Di saat IHSG menguat, bursa regional Asia justru mengalami koreksi. Indeks Nikkei melemah 84,85 poin (0,38 persen) ke 22.193,12, Indeks Hang Seng melemah 111,41 poin (0,37 persen) ke 30.013,27, dan Indeks Straits Times melemah 1,82 poin (0,05 persen) ke posisi 3.346,82.

Baca juga:
Jor-joran Sandiaga Uno Jual Saham Hingga Rp 632 Miliar
BEI: Pilpres Damai Berdampak Positif pada Pasar Modal Indonesia
Ajarkan Investasi, IPB Bakal Bangun Mini Lab Pasar Modal
Saham Emiten BUMN Meroket Usai Pilpres
United Tractors Sebar Dividen Rp4,5 Triliun, Harga per Saham Rp1.193
Bantu Masyarakat, Siloam Gelar Pengobatan dan Penyuluhan Gratis

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.