IHSG Melemah 2,53 Persen Selama Sepekan
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat selama periode 22 hingga 26 Maret 2021, Pasar Modal Indonesia mencatatkan pergerakan data berada di zona merah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan mengalami perubahan sebesar 2,53 persen.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat selama periode 22 hingga 26 Maret 2021, Pasar Modal Indonesia mencatatkan pergerakan data berada di zona merah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan mengalami perubahan sebesar 2,53 persen.
"Yaitu pada level 6.195,562 dari posisi 6.356,160 pada penutupan pekan lalu," demikian dikutip keterangan resmi BEI, Jakarta, Sabtu (27/3).
Kemudian perubahan juga terjadi pada kapitalisasi pasar selama sepekan, yaitu sebesar 2,24 persen atau sebesar Rp7.309,902 triliun dari Rp7.477,625 triliun pada pekan sebelumnya. Sedangkan untuk rata-rata volume transaksi harian mengalami perubahan sebesar 6,79 persen.
"Volume transaksi harian mengalami perubahan sebesar 6,79 persen. menjadi 15,653 miliar saham dari 16,793 miliar saham sepekan yang lalu," jelasnya.
Sementara itu, rata-rata frekuensi harian turut berubah 3,05 persen menjadi 1.102.435 kali transaksi dibandingkan 1.137.111 kali transaksi pada penutupan minggu lalu. Rata-rata nilai transaksi harian Bursa mengalami perubahan 6,66 persen menjadi Rp10,692 triliun dari Rp11,455 triliun pada pekan sebelumnya.
"Investor asing pada Jumat (26/3) mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp294,94 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2021 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp13,294 triliun," tandasnya.
Baca juga:
IHSG Dibuka Hijau, Simak 7 Saham Rekomendasi Analis
IHSG Berpotensi Melemah, 7 Saham Ini Tetap Jadi Rekomendasi Analis
IHSG Dibuka Menguat Seiring Kenaikan Bursa Saham Global
IHSG Terkoreksi Dipengaruhi Beragam Pergerakan Bursa Kawasan
IHSG Diprediksi Menguat, 8 Saham Ini Bisa jadi Pilihan Beli
IHSG Melemah Tipis ke Level 6.356 Selama Sepekan, Kapitalisasi Pasar Capai Rp7.477 T
IHSG Dibuka Merah, Investor Direkomendasikan Beli 8 Saham ini