IHSG Dibuka Merah, 9 Saham Ini Jadi Andalan Analis
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) terkoreksi mengikuti pelemahan bursa saham global. IHSG dibuka melemah 7,6 poin atau 0,12 persen ke posisi 6.110,55. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 2,4 poin atau 0,28 persen ke posisi 867,52.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) terkoreksi mengikuti pelemahan bursa saham global. IHSG dibuka melemah 7,6 poin atau 0,12 persen ke posisi 6.110,55. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 2,4 poin atau 0,28 persen ke posisi 867,52.
CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memperkirakan indeks saham berada pada rentang 5.996 hingga 6.178. Pola pergerakan IHSG masih menunjukkan pola konsolidasi wajar di tengah sentimen yang akan mewarnai pergerakan hari ini.
"Rilis data perekonomian tentang tingkat suku bunga yang diperkirakan masih akan berada dalam kondisi tidak berubah," ujar William dalam riset harian, Jakarta, Kamis (19/8).
Selain itu, kondisi perlambatan perekonomian masih akan terus memberikan pengaruh terhadap kinerja emiten hingga beberapa waktu mendatang. Namun untuk jangka panjang masih terlihat bahwa perbaikan perekonomian akan terjadi dalam tempo cepat atau lambat.
"Sehingga dapat kembali mendorong kenaikan IHSG dalam jangka panjang, hari ini IHSG berpotensi berada dalam tekanan," kata William.
Dalam perdagangan hari ini, ada beberapa saham pilihan. Di antaranya adalah UNVR, HMSP, TLKM dan WIKA. Kemudian ada juga saham perusahaan dengan kode BBCA, ICBP, INDF, PWON serta ASRI.
Baca juga:
IHSG Terkoreksi Seiring Pelemahan Bursa Saham Global
IHSG Ditutup Menguat, Saham Ini Jadi Rekomendasi Analis
1 Agustus 2021, LPKR dan LPCK Resmi Gabung Daftar Efek Syariah
IHSG Berpotensi Hijau Jelang Rilis Data Ekonomi Kuartal II-2021
IHSG Dibuka Menguat, 8 Saham Ini Rekomendasi Analis
IHSG Dibuka Menguat, Saham BNI dan BCA jadi Andalan Analis