IHSG Dibuka Merah, 8 Saham Perusahaan Ini jadi Andalan Analis
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah 7,12 poin atau 0,12 persen ke posisi 6.015,28. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,68 poin atau 0,2 persen ke posisi 852,17.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah 7,12 poin atau 0,12 persen ke posisi 6.015,28. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,68 poin atau 0,2 persen ke posisi 852,17.
CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memperkirakan indeks saham berada pada rentang 5.913 hingga 6.123. Perkembangan pergerakan IHSG masih terlihat betah berada dalam fase konsolidasi wajar.
"Hal ini dikarenakan masih minimnya sentimen yang dapat membooster kenaikan IHSG, hingga jelang berakhirnya semester yang pertama para investor asing belum terlihat mencatatkan pertumbuhan capital inflow secara signifikan," ujar William dalam riset harian, Jakarta, Senin (28/6).
Selain itu, kondisi perekonomian Indonesia masih menujukkan lambatnya perputaran roda perekonomian. Sehingga potensi penurunan terlihat lebih besar dibanding peluang kenaikan.
"IHSG pada hari ini berpotensi bergerak melemah," jelas William.
Pada perdagangan hari ini, William merekomendasikan beberapa saham pilihan di antaranya adalah ITMG, SMGR, GGRM dan TLKM. Kemudian juga ada saham perusahaan dengan kode HMSP, PWON, SCMA serta AKRA.
Baca juga:
IHSG Masih Menguat di Tengah Rekor 20.000 Kasus Harian Positif Covid-19
IHSG Betah di Level 6.000, 9 Saham Ini Laik Jadi Pilihan Beli
IHSG Dibuka Menguat, 9 Saham Ini jadi Rekomendasi Analis
IHSG Masuk Level 6.000, 9 Saham Ini Laik Jadi Pilihan Beli
IHSG Berpeluang Menguat Seiring Rilis Neraca Perdagangan Mei 2021
IHSG Bergerak di Zona Hijau, 7 Saham Ini Laik jadi Pilihan Beli