IHSG Dibuka Menguat, Saham BNI dan Indofood jadi Rekomendasi Analis
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat 14,12 poin atau 0,24 persen ke posisi 6.020,07. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 4,01 poin atau 0,47 persen ke posisi 851,14.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat 14,12 poin atau 0,24 persen ke posisi 6.020,07. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 4,01 poin atau 0,47 persen ke posisi 851,14.
CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memperkirakan indeks saham berada pada 5.913 hingga 6.123. Rentang konsolidasi belum akan ditinggalkan oleh IHSG.
"Masih minimnya sentimen serta belum adanya capital inflow yang masuk ke pasar modal secara signifikan masih akan mempengaruhi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang," ujarnya, Jakarta, Jumat (2/7).
William melanjutkan, momentum koreksi wajar masih dapat terus dimanfaatkan oleh para investor baik jangka pendek, menengah maupun panjang untuk melakukan trading ataupun investasi jangka pendek.
"Hari ini IHSG berpotensi bergerak terkonsolidasi," jelasnya.
Adapun beberapa saham rekomendasi pada perdagangan hari ini di antaranya adalah saham perusahaan dengan kode BBNI, ICBP, AALI dan UNVR. Kemudian juga ada saham perusahaan dengan kode INDF, ASII, WIKA serta JSMR.
Baca juga:
IHSG Masuk Level 6.000, 7 Saham Emiten Ini Bisa jadi Pilihan Beli
IHSG Merosot di Bawah 6.000, 8 Saham Ini Jadi Andalan Analis
Simak Saham Rekomendasi Hari Ini, Ada Gudang Garam dan Unilever Indonesia
IHSG Dibuka Merah, 8 Saham Perusahaan Ini jadi Andalan Analis
IHSG Masih Menguat di Tengah Rekor 20.000 Kasus Harian Positif Covid-19
IHSG Betah di Level 6.000, 9 Saham Ini Laik Jadi Pilihan Beli