IHSG Bertahan di Level 6.000, Saham Ini jadi Rekomendasi Analis
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan diprediksi bergerak datar dengan kecenderungan terkoreksi. IHSG dibuka melemah 2,89 poin atau 0,05 persen ke posisi 6.037. Saat ini posisi IHSG berada pada level 6.028.
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan diprediksi bergerak datar dengan kecenderungan terkoreksi. IHSG dibuka melemah 2,89 poin atau 0,05 persen ke posisi 6.037. Saat ini posisi IHSG berada pada level 6.028.
CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memperkirakan indeks saham berada pada rentang 5.913 hingga 6.123. Pergerakan IHSG masih menunjukkan pola tekanan terbatas.
"Minimnya sentimen serta perlambatan roda perekonomian yang terjadi masih menjadi tantangan tersendiri bagi pasar modal Indonesia," ujar William dalam riset harian, Jakarta, Jumat (9/7).
William mengatakan, belum terlihat adanya booster yang dapat mendorong kenaikan IHSG dalam beberapa waktu mendatang. Namun momentum tekanan masih dapat terus dimanfaatkan oleh investor baik jangka pendek, menengah maupun panjang.
"Dikarenakan dengan pergerakan fluktuatif yang terjadi dalam IHSG dapat dimanfaatkan untuk melakukan trading ataupun investasi jangka pendek," katanya.
Adapun beberapa saham pilihan dalam perdagangan hari ini di antaranya adalah BBRI, ICBP, ASII, TLKM, PWON, UNVR, ASRI.
Baca juga:
IHSG Dibuka Menguat, Telkom dan BCA Bisa Jadi Pilihan Investasi
IHSG Ditutup Merosot Dipicu Kegelisahan Investor soal Pemulihan Ekonomi Global
IHSG Dibuka Menguat, Saham Unilever hingga Indofood jadi Rekomendasi Analis
IHSG Dibuka Menguat, Deretan Saham Ini jadi Rekomendasi Analis
IHSG Dibuka Menguat, Saham BNI dan Indofood jadi Rekomendasi Analis
IHSG Masuk Level 6.000, 7 Saham Emiten Ini Bisa jadi Pilihan Beli