IHSG berhasil dibuka menguat usai The Fed naikkan suku bunga
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 1,26 persen atau 56,68 poin ke level 4.540.
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 1,26 persen atau 56,68 poin ke level 4.540. Sementara LQ45 juga dibuka menguat 1,98 persen atau 15,33 poin ke level 788,38.
Analis NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada mengatakan, pada perdagangan Kamis (17/12) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 4428-4450 dan resisten 4495-4515.
Kenaikan laju IHSG yang telah memperkirakan faktor kenaikan Fed rate memberikan peluang bagi IHSG untuk dapat kembali mengalami kenaikannya.
"Sepanjang tidak dimanfaatkan untuk profit taking untuk menutup utang gap tersebut maka peluang IHSG untuk naik dapat diwujudkan," ujarnya dalam riset harian.
Seperti diketahui, bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed), akhirnya menaikkan suku bunga acuan menjadi 0,50 persen dari sebelumnya 0,25 persen. Kenaikan suku bunga ini pertama kali dalam hampir satu dekade terakhir.
Kenaikan suku bunga menjadi pertanda bahwa bank sentral Amerika percaya kondisi ekonomi AS telah pulih dari krisis keuangan pada 2007-2009 lalu. Naiknya suku bunga ini menutup perdebatan panjang yang sudah dimulai sejak akhir tahun lalu.
"Dengan ekonomi terus membaik, kenaikan suku bunga ini sudah tepat," ucap Gubernur The Fed, Janet Yellen seperti dikutip Reuters, Kamis (17/12).
Yellen menyebut pemulihan ekonomi AS mulai menunjukkan perbaikan dan perkembangan. Hal ini dapat dilihat dari turunnya angka pengangguran ke level 5 persen sampai tingkat inflasi yang diprediksi sekitar 2 persen.
Bank sentral AS menekankan, kenaikan suku bunga masih akan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan indikator-indikator perekonomian AS, salah satunya adalah tingkat inflasi ke depan.
"Prosesnya ini akan berjalan secara bertahap," ujar Yellen.
(mdk/idr)