LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Hutama Karya bakal bangun PLTS di jalan tol di Sumatera

Direktur Pengembangan Usaha PT Hutama Karya (Persero) Putut Ari Wibowo mengatakan pihaknya akan memanfaatkan jalur tol di Sumatera untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Ada pun ruas jalan tol yang akan digunakan sebagai PLTS adalah sepanjang 320 Km dengan lebar 30 Meter.

2018-03-14 19:24:08
Hutama Karya
Advertisement

Direktur Pengembangan Usaha PT Hutama Karya (Persero) Putut Ari Wibowo mengatakan pihaknya akan memanfaatkan jalur tol di Sumatera untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Menurutnya, ruas jalan tol di Sumatera tidak menguntungkan dari sisi finansial sebab traffic atau lalu lintasnya masih rendah.

"Untuk proyek kelistrikan, kami bekerjasama dengan anak usaha PLN, yaitu Indonesia Power, merancang pembangunan pembangkit listrik tenaga surya di sepanjang jalan tol di Sumatera, kapasitas 500 MW," kata Putut saat ditemui di Kawasan SCBD Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (14/3).

Dia menambahkan, pembangunan PLTS tersebut juga menguntungkan PLN sebab bisa memenuhi target Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP). "Sehingga kita mencoba untuk memanfaatkan energi matahari dalam rangka untuk memenuhi juga RJPP PLN sudah memasukkan 500 MW di sepanjang koridor jalan tol."

Advertisement

Rencananya, PLTS tersebut akan menggunakan sistem grid supaya lebih efisien. Ada pun ruas jalan tol yang akan digunakan sebagai PLTS adalah sepanjang 320 Km dengan lebar 30 Meter. Ditargetkan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) akan dilakukan tahun ini, dan investasi akan dimulai tahun depan.

"Sistemnya masih pake grid jadi masuk pada saat ada matahari, kalau nanti matahari gak ada tetap pakai pembangkit yang ada karena kan kalau pake grid kan lebih efisien. Kita sebenarnya intinya ingin memanfaatkan koridor jalan tol saja," jelasnya.

Meski demikian, Putut mengaku belum menentukan nilai investasi PLTS di jalan tol tersebut. Sementara untuk harga jual per Kwh akan disamakan dengan listrik dari tenaga lain. "Masih study karena kan bagaimana kemampuan matahari, solar cahaya yang cocok kapan, nah investasinya seperti apa, nah ini harus kita pelajari dulu. Hitungan per Kwh standar saja."

Advertisement

Baca juga:
RUPTL 2018-2027, pembangkit terbangun diproyeksi mencapai 56.024 MW
Fokus pembangunan infrastruktur, usulan pemekaran 314 wilayah ditunda
Cegah kebocoran pipa gas, ESDM minta kontraktor perhatikan rambu-rambu
Wijaya Karya berpeluang bangun infrastruktur di Afghanistan
Polri terus selidiki sederet proyek infrastruktur yang ambruk

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.