LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Holding energi dinilai bakal untungkan konsumen industri

Jika integrasi Pertamina-PGN berhasil, dalam jangka panjang masyarakat diuntungkan dengan integrasi infrastruktur. Hal ini akan mendorong efisiensi yang berpotensi menurunkan harga gas dan mendukung konversi bahan bakar minyak (BBM) ke gas.

2016-09-29 17:59:25
Pertamina
Advertisement

Pembentukan holding BUMN energi dengan menggabungkan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) ke dalam PT Pertamina akan mensinergikan semua operasi kedua BUMN, khususnya dalam pengembangan jaringan dan infrastruktur gas. Sehingga, masyarakat dan industri dapat memperoleh harga gas lebih murah.

Pengamat energi dari Universitas Gadjah Mada Fahmi Radhi, mengatakan, jika integrasi Pertamina-PGN berhasil, dalam jangka panjang masyarakat diuntungkan dengan integrasi infrastruktur. Hal ini akan mendorong efisiensi yang berpotensi menurunkan harga gas dan mendukung konversi bahan bakar minyak (BBM) ke gas.

"Dengan semakin terintegrasi dan semakin panjang pipa hingga mencapai konsumen industri dan rumah tangga akan meningkatkan penggunaan gas di dalam negeri dan menurunkan ekspor gas," ujar Fahmi seperti dilansir Antara, Kamis (29/9).

Advertisement

Permintaan gas bumi untuk industri di Indonesia selama 2016-2030 diprediksi cukup tinggi. Mulai 2016 sampai dengan 2019, permintaan gas diprediksi naik dari 1.100 BBTUD (Billion British Thermal Unit per Day) menjadi 2.000 BBTUD. Namun setelah 2019, permintaan gas bakal stagnan hingga 2024.

Wakil Ketua Komite Tetap Bidang Industri Hulu dan Petrokimia Kadin Indonesia, Achmad Widjaja menambahkan, sinergi yang bisa diciptakan adalah memperpendek jaringan investasi infrastruktur dan saling melengkapi buat sektor industri hulu ke hilir. Dengan masuk ke Pertamina, investor atau publik yang menguasai saham PGN akan tunduk pada regulasi yang dibuat oleh pemerintah.

"PGN tidak lagi menjadi perhitungan semata-mata keuntungan. Investor (pemegang saham) PGN juga akan banyak menikmati regulasi yang sejalan dengan visi pemerintah," kata Achmad.

Advertisement

Baca juga:
Pertamina gandeng Repsol bangun pabrik ban untuk Moto GP
Pertamina klaim masyarakat mulai beralih dari Premium ke Pertamax
1 Oktober, Premium turun jadi Rp 6.150 & solar naik Rp 5.750/liter
Ini kata Pertamina soal harga BBM turun bulan depan
YLKI sebut perubahan konsumsi BBM dipengaruhi harga
Pertamina target produksi minyak 700.000 barel per hari di 2019
ESDM sebut PGE bisa 'ngebor' 12 sumur panas bumi setiap tahun

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.