LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Hingga Februari 2019, Tingkat Pengangguran Terbuka Turun 50.000 Orang

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan jumlah pengangguran terbuka di Indonesia hingga Februari 2019 sebanyak 6,82 juta orang. Angka ini menurun 50.000 orang dari posisi Februari 2018 lalu yang sebanyak 6,87 juta orang.

2019-05-06 16:05:27
BPS
Advertisement

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan jumlah pengangguran terbuka di Indonesia hingga Februari 2019 sebanyak 6,82 juta orang. Angka ini menurun 50.000 orang dari posisi Februari 2018 lalu yang sebanyak 6,87 juta orang.

Pengangguran terbuka adalah angkatan kerja yang sama sekali tidak mempunyai pekerjaan. Pengangguran ini terjadi karena angkatan kerja tersebut belum mendapat pekerjaan padahal telah berusaha secara maksimal atau dikarenakan faktor malas mencari pekerjaan atau malas bekerja.

"Tingkat pengangguran terbuka pada bulan Februari 2019 ini sebesar 5,01 persen. Menurun pada posisi sebelumnya 5,13 persen atau turun 50 ribu orang," ujar Kepala BPS, Suhariyanto, di Kantor BPS, Jakarta, Senin (6/5).

Advertisement

Suhariyanto menyebut apabila dilihat dari jumlah angkatan kerja pada posisi Febuari 2018 telah mencapai sebanyak 136,18 juta, mengalami kenaikan 2,24 juta dibandingkan kuartal Februari 2018. Pertumbuhan ini sejalan dengan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) sebesar 69,32 persen, meningkat 0,12 persen poin.

"Kenaikan TPAK memberikan indikasi adanya kenaikan potensi ekonomi dari sisi pasokan (supply) tenaga kerja," imbuhnya.

Sementara berdasarkan dari daerah tempat tinggal, TPT di perkotaan tercatat lebih tinggi dibanding perdesaan. Di mana TPT di wilayah perdesaan sebesar 3,45 persen menurun 0,27 persen dari Februari 2018 yang sebesar 3,72 persen. Sementara, TPT di perkotaan sebesar 6,30 persen turun 0,4 persen dari Febaruari 2019 yang sebesar 6,34 persen.

Advertisement

"Sedangkan berdasarkan jenis kelamin pengangguran tertinggi ada pada laki-laki yakni 83,18 persen naik 0,17 persen poin dan perempuan sebesar 55,50 persen naik 0,06 persen poin dari Februari 2018," jelas dia

Kendati demikian, jumlah pengangguran terbanyak masih berasal dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) diantara tingkat pendidikan lainnya. Sedangkan yang terendah dari tingkat pendidikan Sekolah Dasar (SD) kebawah.

"Tingkat pengangguran terbuka tertinggi pada jenjang pendidikan SMK sebesar 8,63 persen," ujarnya.

Adapun tingkat pengangguran dari penduduk berpendidikan SD ke bawah sebesar 2,56 persen. "Karena ketika pendidikan SD kebawah ini mencari pekerjaan tidak pilih-pilih sama sekali," imbuh dia.

Di sisi lain, tingkat pengangguran lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tercatat sebesar 5,18 persen, kemudian lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) sebesar 7,19 persen. Lalu tingkat pengangguran dari lulusan pendidikan Diploma I/II/III sebesar 7,92 persen. Sedangkan dari lulusan universitas tingkat penganggurannya 6,31 persen.

Baca juga:
Unggul di Hitung Cepat, Realisasi 3 Kartu Sakti Jokowi Paling Ditunggu
Deretan Tugas Utama Presiden Pemenang Pilpres 2019 di 100 Hari Kerja
Jokowi: Kita Bertekad Tak Ada Lagi Rakyat Tinggal di Bawah Garis Kemiskinan
Fokus Investasi, Prabowo-Sandiaga Janjikan Buka Lebih Banyak Lapangan Kerja
Resmikan Rumah Siap Kerja Palembang, Sandiaga Klaim Bisa Turunkan Pengangguran 2 Juta

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.