Hindari Kecelakaan, Ketua KNKT Imbau Masyarakat Pakai Google Maps dengan Bijak
Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menyoroti aplikasi peta Google Maps yang banyak digunakan oleh masyarakat saat berkendara. Dia menyarankan agar masyarakat tetap bijak ketika mengikuti penunjuk jalan di Google Maps untuk menghindari kecelakaan.
Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menyoroti aplikasi peta Google Maps yang banyak digunakan oleh masyarakat saat berkendara. Dia menyarankan agar masyarakat tetap bijak ketika mengikuti penunjuk jalan di Google Maps untuk menghindari kecelakaan.
Dia mengatakan, ada beberapa kecelakaan karena mengikuti Google Maps. Hal ini disebabkan pengguna jalan tidak mengetahui dengan pasti kondisi jalan yang akan dilaluinya.
"Ada beberapa kejadian karena mengikuti mbah Google (Google Maps) tadi, lalu masuk ke jalan kecil, kemudian banyak jalanannya turunan tajam sehingga terjadi beberapa kecelakaan," kata Soerjanto dalam acara virtual Launching Kampanye Kolaboratif "Yuk Selamat Bersama" pada Rabu (17/3)
Dia pun mengimbau masyarakat untuk terus berhati-hati ketika berkendara menggunakan layanan peta digital, seperti halnya produk teknologi lain. "Ini juga menjadi tugas kita semua untuk bijak kalau kita menggunakan Google Maps. Benar tidak jalanan ini aman kita lewati. Mbah Google itu baik, tapi kadang-kadang juga tidak baik," sambungnya.
Soerjanto menyadari bahwa penggunaan teknologi tidak bisa dihindari. Melihat banyaknya masyarakat menggunakan Google Maps, pihak KNKT pun telah berkomunikasi dengan Google agar bisa memberikan jalan alternatif yang aman di layanannya.
"Kami juga sudah bekerja sama dengan Google untuk jalan-jalan seperti itu diblokir saja, tidak menjadi alternatif," tuturnya.
Reporter: Andina Librianty
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Tiga Tips Wujudkan Perjalanan Berwisata Aman Ala Bos KNKT
Pengelola Wisata Diminta Sediakan Fasilitas Tempat Tidur Bagi Pengemudi Bus
TNI AL Kembali Kirim Penyelam Lanjutkan Pencarian CVR Pesawat Sriwijaya SJ-182
KNKT: Autopilot Sriwijaya Air SJ-182 Tidak Aktif di Ketinggian 10.900 Kaki
Usai Tragedi Sriwijaya Air, KNKT Kirim Pesan Penting Agar Pilot Lebih Waspada
KNKT Temukan Lokasi CVR Sriwijaya SJ-182: Terendam di Bawah Lumpur