Harga telur ayam ditargetkan turun ke Rp 22.000 per Kg pekan depan
Menteri Pertanian Amran Sulaiman menargetkan harga telur ayam turun di kisaran Rp 22.000 per kilogram (Kg) dalam 1 minggu ke depan. Berdasarkan data Infopangan Jakarta, harga telur ayam saat ini masih di kisaran Rp 28.186 per Kg.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman menargetkan harga telur ayam turun di kisaran Rp 22.000 per kilogram (Kg). Berdasarkan data Infopangan Jakarta, harga telur ayam saat ini masih di kisaran Rp 28.186 per Kg.
Menurutnya, memang dalam seminggu terakhir harga telur ayam mengalami kenaikan. Namun sejak adanya upaya pemerintah untuk menurunkan harga, saat ini harga telur mulai stabil, meski belum kembali ke level normal.
"Kami terima laporan, kami langsung rapat, dalam waktu satu minggu harga telur turun kembali karena stok kita lebih dari cukup," ujar dia di Toko Tani Indonesia Centre (TTIC), Jakarta, Kamis (19/7).
Untuk itu, lanjut Amran, pihaknya akan terus melakukan operasi pasar hingga harga telur kembali normal. Dia menargetkan, dalam 1 minggu ke depan harga komoditas pangan ini bisa turun menjadi Rp 22 ribu per kg.
"Tapi diujung (di pedagangan) kita harap Rp 22 ribu-Rp 23 ribu, jangan lewat Rp 25 ribu-Rp 26 ribu. Jangan sampai Rp 30 ribu," ungkap dia.
Menurut dia, dengan harga Rp 22 ribu pun sebenarnya semua pihak yang terlibat dalam rantai pasok telur sudah mendapatkan untung. Sehingga dengan harga yang turun, tidak ada yang dirugikan.
"Peternak kita hitung Rp 19.500 (harga operasi pasar) sudah untung peternak besar kecil sedang sudah untung. Kita harap berkisar Rp 22 ribu. Kalau sudah Rp 25 ribu-Rp 26 baru kita stop operasi pasar. Kalau dilanjutkan ini memukul balik peternak kecil," tandas dia.
Diketahui, Menteri Pertanian Amran Sulaiman melepas operasi pasar telur ayam murah di Toko Tani Indonesia Centre (TTIC). Ini merupakan salah satu cara pemerintah dalam menstabilkan harga telur ayam di tingkat konsumen, yang saat ini harganya masih di kisaran Rp 30.000 per kg.
"1 minggu terakhir ada kenaikan. Tapi belum seminggu harga turun kembali. Kita hitung-hitung masih suplus," ujar dia di Jakarta, Kamis (19/7).
Amran menjelaskan, dalam operasi pasar ini pihaknya menyiapkan 100 ton telur ayam dengan harga Rp 19.500 per kg. Nantinya, 100 ton telur tersebut akan disebar ke 43 pasar dan 50 titik lain seperti kelurahan, kecamatan dan Perumahan di wilayah Jabodetabek. Selain itu, operasi pasar ini juga digelar di sejumlah kota di seluruh Indonesia.
Reporter: Septian Deny
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Cerita masyarakat tak makan telur saat harga tembus Rp 30.000 per Kg
Kementan gelar operasi pasar, jual telur ayam Rp 19.500 per Kg
Kebijakan penindakan truk kelebihan muatan bakal naikkan harga barang kebutuhan
Bawa peralatan masak, emak-emak protes kenaikan harga sembako
Prabowo: Harga telur tertinggi selama sejarah Republik Indonesia