Harga premium bakal turun, Pertamina minta SPBU tambah stok
"Jadi jangan sampai di SPBU nanti ada kendala-kendala."
PT Pertamina memastikan bakal ada penurunan harga premium dan solar pada April mendatang. Untuk itu, pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) diminta menambah stok.
Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro belum bisa memastikan seberapa besar penurunan harga bahan bakar tersebut. Sejauh ini, Pertamina tengah fokus memersiapkan antisipasi jelang penurunan harga.
"Pasti ada penurunan. Sekarang kami persiapkan, kami juga nanti mungkin menganjurkan pengusaha SPBU untuk melakukan built up stock. Supaya kalau memang terjadi perubahan harga, kami benar-benar bisa sudah siap," katanya di The Habibie Center, Jakarta, Rabu (23/3).
"Karena kalau menjelang perubahan harga, masyarakat agak menahan pembelian. Tapi begitu saat pengumuman harga, langsung mereka melakukan pembelian. Jadi jangan sampai di SPBU nanti ada kendala-kendala."
Kendati harga Pertamax, Pertamax Plus, Pertalite sudah turun belum lama ini. Namun, Wianda mengisyarakatkan kemungkinan harga BBM nonpremium kembali diturunkan.
"Pertamax, pertamax plus, pertalite, tentunya kami lihat nanti apakah ada lagi penyesuaian."
Baca juga:
Distribusi rumit, harga BBM RI tak bisa disamakan dengan negara lain
Pertamina akui pernah diajak Jokowi soal pengelolaan Blok Masela
Tahun ini, Pertamina luncurkan solar varian baru
Menteri ESDM beri sinyal harga Premium dan Solar turun di April
Distribusi BBM Pulau Jawa gunakan pipa di 2019
Pertamina: Harga Solar tetap sama meski subsidi dicabut