LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Harga minyak mentah RI ditargetkan capai USD 70 per barel di 2019

Pemerintah menargetkan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude-oil Price (ICP) pada tahun 2019 berada pada kisaran USD 60-70 per barel. Angka tersebut lebih besar bila dibandingkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 yang hanya sebesar USD 48 per barel.

2018-05-18 14:31:55
Sri Mulyani Indrawati
Advertisement

Pemerintah menargetkan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude-oil Price (ICP) pada tahun 2019 berada pada kisaran USD 60-70 per barel. Angka tersebut lebih besar bila dibandingkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 yang hanya sebesar USD 48 per barel.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pergerakan ICP tersebut seiring dengan pergerakan harga minyak mentah dunia yang sulit diprediksi. Menurutnya, faktor pemulihan ekonomi dunia, keamanan, politik, bencana alam, dan inovasi teknologi akan menentukan dinamika harga minyak dunia.

"Pada tahun 2019, harga minyak mentah dunia diperkirakan akan mengalami peningkatan karena naiknya permintaan sebagai akibat mulai pulihnya perekonomian global," ungkap Menteri Sri Mulyani saat memberi paparan Kerangka RAPBN 2019 pada Rapat Paripurna DPR RI, di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (18/5).

Advertisement

Dia menambahkan, produksi minyak mentah dunia sendiri diperkirakan belum akan mampu mengimbangi kenaikan permintaan. Baik karena kendala investasi ladang baru, maupun peningkatan ketegangan dan gangguan politik keamanan di beberapa negara produsen minyak utama dunia.

Selain itu, untuk asumsi lifting minyak bumi pada tahun 2019 diperkirakan mencapai sekitar 722-805 ribu barel per hari, sementara lifting gas bumi sekitar 1.210-1.300 ribu barel setara minyak per hari. Angka tersebut sedikit lebih besar dibanding lifting minyak dan gas bumi APBN tahun 2018 yang masing-masing mencapai 800 ribu barel per hari dan 1.200 ribu barel setara minyak per hari.

"Perkiraan tingkat lifting tersebut berdasarkan pertimbangan kapasitas produksi dan tingkat penurunan alamiah lapangan-lapangan migas yang ada, penambahan proyek yang akan mulai beroperasi, serta rencana kegiatan produksi yang dilaksanakan pada tahun 2019." tukasnya.

Advertisement

Baca juga:
Proyek lapangan migas laut dalam Chevron bisa berproduksi sekitar 2023
Harga minyak dunia terus meroket dipicu menurunnya stok AS
Harga minyak dunia naik tipis didukung sanksi AS terkait program nuklir Iran
Kontrak Pekawai dan West Yamdena diteken, pemerintah terima Rp 188,8 M
Penggunaan gas PGN mampu hemat biaya produksi hingga 30 persen

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.