Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penggunaan gas PGN mampu hemat biaya produksi hingga 30 persen

Penggunaan gas PGN mampu hemat biaya produksi hingga 30 persen PGN. Istimewa ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Pabrik infus PT Emjebe Pharma di Pasuruan, Jawa Timur mengaku bisa menghemat biaya produksi hingga 30 persen setelah menggunakan gas bumi, yang dipasok PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).

Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama mengatakan, gas bumi PGN menggantikan gas terkompresi (compressed natural gas/CNG), yang selama ini digunakan Emjebe.

"Dengan memakai gas bumi PGN, Emjebe bisa menghemat biaya produksi sampai 30 persen. Karena harga gas bumi jauh lebih murah dibandingkan CNG," katanya.

Menurut dia, harga gas bumi yang mulai dipasok PGN ke Emjebe pada Kamis (3/5) itu, hanya Rp 5.800 per kubik. "Kami berharap penyaluran gas ke industri farmasi di Pasuruan ini dapat mendorong kemandirian industri lokal," katanya.

Emjebe merupakan perusahaan lokal pertama di Indonesia yang memproduksi berbagai jenis infus seperti RL, NS, D5 , dan D5NS.

Sesuai kontrak jual beli gas, PGN akan memasok gas 350-1.780 MMBTU atau setara maksimal 50.000 meter kubik per bulan ke pabrik Emjebe yang terletak di Jalan Raya Babatan Km 4, Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.

Ke depan, Emjebe bisa menggandakan volume pembelian gas dari PGN karena saat ini tengah mendaftarkan beberapa produk farmasi terbarunya ke instansi terkait antara lain C-Urea Breath Test Kit, HSA Albumin, Heparin Bovine, Amino Acid, dan Ampoules.

Rachmat juga menambahkan PGN terus menambah jumlah pelanggan gas bumi untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan.

Sebelum Emjebe, pada kuartal II 2018, PGN sudah menambah pelanggan baru yakni PT Hiruta Kogyo Indonesia, pabrik suku cadang mobil dan PT Alexindo, produsen aluminium, yang keduanya berlokasi di Karawang, Jabar, pada awal April 2018.

Lalu, pada pertengahan April, PGN mulai memasok gas ke pabrik PT Serba Gurih Indonesia, produsen permen jahe legendaris di Pasuruan, Jatim, yang produknya diekspor ke berbagai negara.

Sementara, mulai 1 Mei 2018, perusahaan memasok gas 50 MMSCFD ke pembangkit listrik di Muara Karang, Jakarta Utara, yang dikelola PT Pembangkit Jawa Bali, anak usaha PT PLN (Persero) dan juga memasok gas 15.101 m3 per bulan ke CV Cipta Rasa Nusantara. produsen bolu Meranti di Medan, Sumut.

Saat ini, PGN mengelola jaringan infrastruktur pipa gas sepanjang 7.453 km dengan volume penyaluran gas 1.505 MMSCFD untuk 196.221 pelanggan.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP