Harga minyak dunia naik saat jumlah pengeboran AS meningkat
Harga minyak global berakhir sedikit lebih tinggi pada Jumat (Sabtu pagi WIB). Meskipun, data jumlah rig minyak AS yang beroperasi bertambah. Jumlah rig AS naik 21 rig pada minggu lalu dari minggu sebelumnya menjadi 652 rig. Ini menjadi tingkat tertinggi sejak September 2015.
Harga minyak global berakhir sedikit lebih tinggi pada Jumat (Sabtu pagi WIB). Meskipun, data jumlah rig minyak AS yang beroperasi bertambah.
Dilansir Antara, perusahaan jasa perminyakan Baker Hughes mencatat jumlah rig AS naik 21 rig pada minggu lalu dari minggu sebelumnya menjadi 652 rig. Ini menjadi tingkat tertinggi sejak September 2015.
Harga minyak menghentikan penurunan empat hari beruntun di tengah perdagangan tipis pada Jumat (24/3), tapi membukukan kerugian mingguan karena meningkatnya produksi minyak mentah AS mengangkat kekhawatiran tentang kelebihan pasokan pasar.
Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate *WTI) untuk pengiriman Mei menguat USD 0,27 menjadi menetap di USD 47,97 per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara itu, patokan Eropa, minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei, naik USD 0,24 menjadi ditutup pada USD 50,80 per barel di London ICE Futures Exchange.
Baca juga:
Menaker soal PHK karyawan Freeport: Saya harus cek lagi
Bank Mandiri setop sementara pemberian kredit ke karyawan Freeport
Pemerintah beri 5 persen saham Freeport ke Papua untuk pembangunan
Menko Luhut ibaratkan polemik Freeport seperti sengketa rumah sewa
Demo, karyawan Freeport ancam tutup kantor pemerintahan Papua
Jokowi minta penjualan sumber daya alam mentah dihentikan
Holding pertambangan siap ambil divestasi saham Freeport