Harga Komoditas Pangan Turun: Cabai Rawit Merah dan Bawang Putih Anjlok Sabtu Ini
Sejumlah harga komoditas pangan utama seperti cabai rawit merah dan bawang putih mengalami penurunan signifikan pada Sabtu ini. Simak detail lengkap pergerakan harga komoditas pangan di pasar nasional yang dirilis Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Pada Sabtu pagi, 31 Januari 2026, sejumlah harga komoditas pangan pokok di Indonesia terpantau mengalami penurunan yang signifikan. Penurunan ini memberikan angin segar bagi konsumen di tengah fluktuasi harga bahan pokok. Data terbaru ini dirilis oleh Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Komoditas yang mengalami penurunan antara lain bawang merah, bawang putih bonggol, serta beberapa jenis cabai. Penurunan ini terjadi di seluruh wilayah nasional, berdasarkan pantauan data hingga pukul 9.49 WIB. Ini menunjukkan adanya dinamika pasar yang positif pada awal akhir pekan ini.
Penurunan harga ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pemerintah melalui Bapanas terus memantau pergerakan harga untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga. Informasi ini penting untuk perencanaan belanja rumah tangga.
Penurunan Harga Komoditas Utama
Data dari Panel Harga Bapanas menunjukkan bahwa bawang merah kini berada di angka Rp38.778 per kilogram (kg). Angka ini menunjukkan penurunan sebesar Rp1.907 dibandingkan hari Jumat sebelumnya. Penurunan ini cukup substansial bagi komoditas yang sering menjadi penyumbang inflasi.
Selain bawang merah, harga bawang putih bonggol juga tercatat turun menjadi Rp37.730 per kg. Cabai merah keriting mengalami penurunan ke Rp34.660 per kg, dan cabai merah besar kini Rp33.869 per kg. Penurunan harga ini mencerminkan ketersediaan pasokan yang lebih baik di pasar.
Cabai rawit merah, salah satu bumbu dapur esensial, juga ikut turun menjadi Rp53.430 per kg pada Sabtu ini. Beberapa komoditas lain yang turut mengalami penurunan adalah daging ayam ras, kini Rp38.610 per kg, dan telur ayam ras di rata-rata Rp29.916 per kg. Penurunan ini diharapkan dapat menstabilkan daya beli masyarakat.
Stabilitas Harga Beras dan Minyak Goreng
Di sisi lain, harga beras premium secara nasional tercatat stabil di angka rata-rata Rp15.446 per kg. Sementara itu, beras medium berada di kisaran Rp13.263 per kg. Beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) juga terpantau di Rp12.441 per kg.
Untuk produk minyak goreng, harga minyak goreng curah rata-rata nasional berada di Rp17.443 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan Rp20.888 per liter dan MinyaKita Rp17.386 per liter. Fluktuasi harga pada komoditas ini relatif terjaga.
Kestabilan harga beras dan minyak goreng ini menjadi indikator penting bagi inflasi. Pemerintah terus berupaya menjaga pasokan agar harga kedua komoditas pokok ini tidak mengalami lonjakan. Upaya ini penting untuk menjaga daya beli masyarakat.
Perkembangan Harga Daging, Ikan, dan Komoditas Lain
Harga ikan kembung tercatat di Rp44.429 per kg, ikan tongkol Rp36.273 per kg, dan ikan bandeng Rp36.047 per kg. Harga-harga ini menunjukkan variasi yang wajar di pasar. Ketersediaan ikan segar di pasar masih cukup memadai.
Namun, harga daging sapi murni justru mengalami kenaikan pada Sabtu ini, mencapai Rp136.800 per kg. Kenaikan ini perlu menjadi perhatian khusus bagi konsumen dan pemerintah. Faktor-faktor seperti permintaan dan pasokan dapat memengaruhi harga.
Komoditas lain seperti gula konsumsi berada di Rp18.090 per kg. Tepung terigu kemasan tercatat Rp12.640 per kg, dan terigu curah Rp9.530 per kg. Secara keseluruhan, pergerakan harga komoditas pangan menunjukkan dinamika yang beragam di pasar.
Sumber: AntaraNews