Harga jual batu bara diketok, PLN jamin tarif listrik tak naik hingga 2019
Penetapan harga acuan batu bara sebesar USD 70 per metrik ton membantu dalam menjaga tarif listrik di dalam negeri. Dengan kebijakan ini, PLN berkomitmen mendukung keinginan pemerintah untuk menjaga tarif listrik tidak naik hingga 2019.
Direktur Keuangan PT PLN (Persero) Sarwono Sudarto mengatakan, penetapan kebijakan harga batu bara dalam negeri atau Domestic Market Obligation (DMO) sebesar USD 70 per metrik ton bukan hanya memberikan kepastian soal suplai batu bara untuk kebutuhan pembangkit listrik, tetapi juga terkait dengan kepastian harganya.
Selain itu, penetapan harga acuan batu bara juga membantu dalam menjaga tarif listrik di dalam negeri. Dengan kebijakan ini, PLN berkomitmen mendukung keinginan pemerintah untuk menjaga tarif listrik tidak naik hingga 2019.
"Ini legacy pertama kali, ada DMO tidak hanya suplai produk tapi juga security harga. Yang jelas harga itu bagi PLN sangat membantu dan semoga tarif tidak naik, dan InsyaAllah tidak naik," ujar dia di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Rabu (28/3).
Dia mengungkapkan, hingga saat ini batu bara merupakan bahan bakar utama dari pembangkit listrik yang beroperasi di Indonesia. Kebutuhan batu bara untuk pembangkit listrik diperkirakan mencapai 90 juta ton per tahun.
"Kalau batu bara begini, tahun ini saya kira 89 juta-90 juta ton. Berapa persen dari semua energi? Sekitar 55 persen," kata dia.
Dengan adanya kebijakan DMO ini juga diyakini akan membuat keuangan perusahaan menjadi lebih baik. Namun juga berharap harga komoditas bahan bakar lain seperti minyak mentah juga tetap stabil.
"PLN ini tidak bisa bicara detail lagi karena harga ini digerakkan faktor lain. Jadi usaha kami seoptimal mungkin kami lakukan efisiensi. Paling tidak, kami harus mengatakan terima kasih dengan harga batu bara yang dipatok maksimal USD 70 sangat membantu," tandas dia.
Reporter: Septian Deny
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Tertinggi sejak 5 tahun, nilai investasi PLN capai Rp 89,5 triliun
2017, laba bersih PLN turun akibat naiknya harga batu bara
Strategi Krakatau Steel pangkas kerugian di 2018
Ini penjelasan lengkap PGN soal penurunan laba
Ingin lanjutkan proyek Rusun Pasar Rumput, Waskita Karya laksanakan rekomendasi PUPR
Sejumlah investor minat beli saham jalan tol 2 BUMN