Harga Emas Antam Cetak Rekor Lagi Hari Ini Rabu 28 Januari 2026, Harga Segram Tembus Segini
Selain itu, harga buyback emas Antam juga mengalami kenaikan sebesar Rp50.000, menjadi Rp2.799.000.
Harga emas batangan yang ditawarkan oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini kembali mencapai angka tertinggi. Kenaikan harga emas Antam hari ini tercatat sebesar Rp52.000, sehingga pada Rabu, 28 Januari 2026, harga emas Antam untuk ukuran 1 gram ditetapkan sebesar Rp2.968.000.
Sebelumnya, pada hari Selasa, harga emas Antam berada di angka Rp2.916.000.
Selain itu, harga buyback emas Antam juga mengalami kenaikan sebesar Rp50.000, menjadi Rp2.799.000. Harga buyback tersebut adalah nilai yang akan diterima jika Anda menjual emas kepada Antam.
Perlu dicatat bahwa rekor tertinggi harga emas Antam sebelumnya terjadi pada perdagangan Senin, 27 Januari 2026, dengan harga di angka Rp2.917.000 per gram. Untuk harga buyback emas Antam tertinggi juga tercatat di Rp2.750.000 per gram.
Sumber informasi mengenai harga emas Antam ini berasal dari situs resmi Logam Mulia, yang merupakan unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk.
Dengan demikian, data yang disajikan dapat dianggap memiliki tingkat akurasi dan kredibilitas yang tinggi.
Daftar Harga Emas Antam
Berikut adalah daftar harga emas Antam pada Rabu, 28 Januari 2026, untuk pengiriman melalui Ekspedisi Pulogadung Jakarta:
- Harga emas 0,5 gram: Rp 1.534.000.
- Harga emas 1 gram: Rp 2.968.000.
- Harga emas 2 gram: Rp 5.876.000.
- Harga emas 3 gram: Rp 8.789.000.
- Harga emas 5 gram: Rp 14.615.000.
- Harga emas 10 gram: Rp 29.175.000.
- Harga emas 25 gram: Rp 72.812.000.
- Harga emas 50 gram: Rp 145.545.000.
- Harga emas 100 gram: Rp 291.012.000.
- Harga emas 250 gram: Rp 727.265.000.
- Harga emas 500 gram: Rp 1.454.320.000.
- Harga emas 1.000 gram: Rp 2.908.600.000.
Harga Emas Catat Rekor Baru
Sebelumnya, harga emas mencapai puncaknya pada hari Selasa (Rabu waktu Jakarta) akibat ketidakpastian ekonomi dan geopolitik yang terus berlanjut, sehingga menarik perhatian investor untuk beralih ke logam mulia yang dianggap sebagai aset aman.
Menurut laporan dari CNBC pada Rabu (28/1), harga emas di pasar spot mengalami kenaikan sebesar 2,4 persen menjadi USD 5.136,47 per ons. Harga ini berhasil menembus angka USD 5.000 untuk pertama kalinya pada hari Senin.
Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari ditutup sedikit berubah di level USD5.082,60 per ons.
Lonjakan harga emas ini telah mencatatkan lebih dari 18 persen peningkatan sepanjang tahun ini, meneruskan tren kenaikan rekor dari tahun lalu. Kenaikan ini dipicu oleh beberapa faktor, termasuk meningkatnya ketidakpastian di bidang geopolitik dan ekonomi, harapan akan penurunan suku bunga di AS, serta peningkatan pembelian oleh bank sentral di tengah tren de-dolarisasi global.
Saat ini, pasar tengah memusatkan perhatian pada pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve AS yang dimulai pada hari Selasa, di mana suku bunga diperkirakan tidak akan berubah. Investor juga mengamati konferensi pers dari Ketua Fed, Jerome Powell, pada hari Rabu, di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai independensi bank sentral.
Perkiraan Harga Emas Akhir Tahun 2026
Saat ini, Deutsche Bank dan Societe Generale memprediksi bahwa harga emas akan mencapai USD 6.000 per ons pada akhir tahun. Sementara itu, CME Group melaporkan pada hari Selasa bahwa kompleks logam mereka mencapai rekor harian tertinggi dengan 3.338.528 kontrak pada tanggal 26 Januari, mengungguli rekor sebelumnya yang tercatat sebanyak 2.829.666 kontrak pada 17 Oktober 2025.
Di sisi lain, harga perak spot mengalami lonjakan sebesar 6,9 persen menjadi USD 111,11 per ons setelah mencapai puncak tertingginya di USD 117,69 pada hari Senin.
Sepanjang tahun ini, harga perak telah meningkat lebih dari 55 persen, setelah mencatat kenaikan yang sangat signifikan sebesar 146 persen pada tahun lalu. "Akan ada banyak volatilitas di masa mendatang, dengan risiko penurunan tajam (pada harga perak)," ungkap Widmer dari Bank of America.