LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Google: Penelusuran traveling di Indonesia tumbuh 30 persen sejak 2017

"Orang Indonesia mengandalkan penelusuran saat ingin meneliti atau melakukan sesuatu, jadi Google menganalisis tren penelusuran di industri perjalanan selama tahun yang lalu untuk melihat apa yang bisa dipelajari oleh brand-brand bisnis perjalanan dari perilaku konsumen.

2018-10-09 16:26:07
Google
Advertisement

Google Indonesia merilis tren industri perjalanan atau traveling terbaru yang menunjukkan bagaimana orang Indonesia mencari dan membeli produk traveling. Industri traveling penting bagi ekonomi Indonesia, di mana sektor tersebut ditargetkan memberikan sumbangan pendapatan sebesar USD 25 miliar pada tahun 2025.

Industry Manager Google Indonesia, Zulfi Rahardian mengatakan, riset Google mengungkapkan tren penelusuran terkait traveling meningkat 30 persen di Indonesia sejak 2017. Ini karena semakin gencarnya promosi yang dilakukan pemerintah terhadap wisata Indonesia.

"Orang Indonesia mengandalkan penelusuran saat ingin meneliti atau melakukan sesuatu, jadi Google menganalisis tren penelusuran di industri perjalanan selama tahun yang lalu untuk melihat apa yang bisa dipelajari oleh brand-brand bisnis perjalanan dari perilaku konsumen," ujarnya di Kantor Google Indonesia, Jakarta, Selasa (9/10).

Advertisement

Zulfi mengatakan, setidaknya terdapat empat temuan perilaku konsumen Indonesia khusus untuk traveling. Pertama, konsumen Indonesia perlu waktu sekitar 13 hari untuk memilih hotel dan kamar. Untuk memastikan kebutuhannya, umumnya masyarakat mencari informasi melalui video.

"Tiga belas hari untuk memilih kamar. Ini adalah jangka waktu yang panjang bagi para brand untuk menawarkan informasi yang membantu konsumen dalam memilih. Bagaimana caranya? Penelusuran dan video adalah pilihan yang jelas efektif, 96 persen konsumen Indonesia yang mencari akomodasi melalui video," jelasnya.

Temuan kedua, meskipun membutuhkan waktu tiga belas hari, umumnya masyarakat menentukan pilihan di menit menit terakhir sebelum melakukan perjalanan. Hal ini setelah mendapat persetujuan dari anggota yang akan berangkat dan budget yang disiapkan.

Advertisement

"Banyak keputusan pembelian yang dilakukan pada menit terakhir. 24 persen pemesanan hotel dilakukan pada menit terakhir (kurang dari sehari) dan selama puncak musim liburan, angka ini naik menjadi 32 persen," jelasnya.

Selanjutnya, temuan ketiga adalah khusus dalam negeri, ternyata kota Malang memiliki pesona yang cukup bagus untuk menarik wisatawan. Hal tersebut terbukti semakin banyaknya pencarian dan perjalanan yang dilakukan masyarakat ke kota tersebut.

"Berbicara tentang perjalanan di Indonesia, fokusnya bukan hanya Jakarta. Penelusuran terkait perjalanan di kota-kota sekunder tumbuh lebih cepat 48 persen dari pada di kota-kota terbesar 18 persen. Penelusuran tujuan domestik teratas adalah tentang tempat-tempat di Jawa, dengan pertumbuhan paling pesat untuk Malang," jelasnya.

Temuan terakhir Google adalah kunjungan terbesar untuk luar negeri ternyata tidak berada di kawasan Asia Tenggara, melainkan Tokyo. "Anda mungkin mengira tujuan luar negeri yang paling banyak ditelusuri berada di Asia Tenggara jika demikian, Anda salah. Tujuan luar negeri yang paling banyak ditelusuri berada di luar Asia Tenggara, dengan pertumbuhan paling pesat untuk Tokyo," tandasnya.

Baca juga:
Pertemuan IMF-World Bank Bali jadi ajang pamer perekonomian Indonesia pada dunia
Di IMF-World Bank, BUMN paparkan peluang investasi pariwisata RI tembus USD 3,1 M
Pesona Temboko Lehi, satu-satunya pantai air panas di Indonesia
Garuda Indonesia Travel Fair 2018 diserbu pencari tiket liburan murah
Genjot pariwisata, Kutai Barat pamerkan seni budaya di Jakarta

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.