LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Google enggan komentar terkait pertemuan dengan Ditjen Pajak

Pihak Google diwakili tiga orang, dan enggan berkomentar mengenai hasil pertemuan dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Semuanya kompak tidak memberi pernyataan sama sekali.

2017-01-19 18:09:26
Kasus pajak Google
Advertisement

Manajemen Google memenuhi panggilan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan untuk menyocokkan data perhitungan pajak dari kedua belah pihak.

Pihak Google diwakili tiga orang, dan enggan berkomentar mengenai hasil pertemuan dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Semuanya kompak tidak memberi pernyataan sama sekali.

"Banyak yang diomongin, bagus kok pembicaraan berjalan dengan bagus. Dari teman-teman pajak juga baik. Kan ini sudah jelas di Gedung Pajak (membicarakan pajak)," kata salah satu perwakilan Google yang tidak ingin disebutkan namanya, di kantor pajak, Jakarta, Kamis (19/1).

Advertisement

Menurutnya, yang berhak memberikan komentar hanya Head of Corporate Communication Google Indonesia, Jason Tedjasukmana. "Tanya saja sama Jason, dia yang boleh ngomong," singkatnya.

Sebelumnya Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan memastikan Google sore ini memenuhi panggilan pemerintah. Agenda hari ini ialah menyocokan data perhitungan pajak dari kedua belah pihak.

"Sudah dipanggil hari ini. Dia sudah konfirm, tapi siapa saja yang datang belum tahu. Nanti sore pertemuannya jam 15.00 WIB," ujar Dirjen Pajak Ken Dwijugesteadi saat ditemui di Kantornya,Jakarta, Kamis (19/1).

Advertisement

Ken menegaskan bahwa tidak benar sudah ada pembayaran pajak dari Google sebesar Rp 300 miliar. Dia memastikan hingga hari ini Google masih mangkir dari kewajibannya pada negara Indonesia.

"Belum ada pembayaran sama sekali, kalau ada kan kelihatan di komputer saya."

Kepala Kantor DJP Jakarta Khusus, Muhammad Haniv, menambahkan pertemuan hari ini ialah meminta data pendukung atau supporting data dari kegiatan bisnis Google di Indonesia.

"Pokoknya prinsipnya mereka bisa ditagih," tegasnya.

Baca juga:
Ditjen Pajak tak gentar dibawa ke pengadilan oleh Google
Dirjen Pajak: Google akan datang sore ini, cocokkan data pajak
Menkominfo sentil Google lagi soal pajak
Pejabat Google terancam masuk bui jika tetap mangkir bayar pajak
Google kembali berulah, Ditjen Pajak lanjutkan investigasi pajaknya

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.