LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Google dan Facebook kuasai seperlima pasar iklan dunia

Raksasa Silicon Valley, Google dan Facebook berhasil meraup lebih dari USD 100 miliar dari belanja iklan global. Kedua perusahaan telah meningkatkan pangsa pendapatan iklan global mereka dari sekitar sepersepuluh pada 2012 menjadi seperlima pada 2016.

2017-05-04 14:43:08
Google
Advertisement

Raksasa Silicon Valley, Google dan Facebook berhasil meraup lebih dari USD 100 miliar dari belanja iklan global. Kedua perusahaan telah meningkatkan pangsa pendapatan iklan global mereka dari sekitar sepersepuluh pada 2012 menjadi seperlima pada 2016.

Dalam laporan yang diolah dari Zenith Agency, Kamis (4/5), tahun lalu, Google dan Facebook masing-masing meraih pendapatan bisnis sebesar USD 79,4 miliar dan USD 26,9 miliar. Selain kedua raksasa ini, perusahaan telekomunikasi, Comcast yang berbasis di AS juga menghasilkan USD 12,9 miliar.

Menurut laporan ini, iklan online telah menyalip televisi menjadi media iklan terbesar di dunia. "Platform digital yang didanai oleh iklan internet mendominasi peringkat 30 teratas kami. Seperti halnya, Alphabet dan Facebook, ada lima pemilik media internet murni di urutan 30 besar yaitu Baidu, Microsoft, Yahoo, Verizon dan Twitter, " kata laporan tersebut dikutip Guardian.

Advertisement

Tujuh platform online juga meraup pendapatan iklan internet USD 132,8 miliar tahun lalu. 73 persen dari semua belanja iklan di internet, dan 24 persen dari belanja iklan global di semua media.

Kendati demikian, kedua raksasa ini kalah dari Twitter yang memiliki pertumbuhan tercepat. Layanan messenger ini meningkatkan pendapatan iklannya sebesar 734 persen antara 2012 dan 2016.

Raksasa media China, Tencent mendarat di posisi kedua dalam pertumbuhan saham, tumbuh 697 persen pada periode yang sama. Sementara, Facebook berada di urutan ketiga dengan pertumbuhan 528 persen.

Advertisement

Perusahaan layanan web China Baidu bersama dengan Grup Sinclair Amerika Serikat menyumbang lebih dari dua kali lipat pendapatan iklan mereka antara 2012 dan 2016, tumbuh 190 dan 171 persen.

Zenith mengatakan sebagian besar media dari peringkat tersebut beroperasi di AS. "AS mendominasi karena beberapa alasan yakni AS memiliki pasar iklan terbesar, perusahaan AS telah berinvestasi paling banyak dalam memperluas jangkauan mereka di luar negeri, dan inovasi Silicon Valley telah mendorong pertumbuhan iklan internet," pungkasnya.

Baca juga:
Bos Google raup pendapatan Rp 2,6 triliun di 2016
Bos pajak soal ruwetnya kasus Google: Karena tak ada yang rela bayar
Tak hanya Google, LINE dan Mataharimall pun ikut perangi berita hoax
Perangi berita hoax, Google tandai berita palsu di pencarian
Departemen tenaga kerja AS tuding Google diskriminasi gaji
7 Perusahaan yang raih kesuksesan besar setelah diakuisisi Google
Jaket denim 'cerdas' keluaran Levi's dan Google akan rilis tahun ini

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.