Departemen tenaga kerja AS tuding Google diskriminasi gaji
Merdeka.com - Pemerintah Amerika Serikat menuding Google diskriminasi gaji terhadap pekerja wanitanya. Ini didasarkan pada temuan Departemen Tenaga Kerja Negeri Paman Sam.
"Kami menemukan disparitas kompensasi sistemik dialami pekerja wanita yang cukup besar diantara seluruh angkatan kerja," kata Janette Wipper, Direktur Regional Departemen Tenaga Kerja AS, saat bersaksi di Pengadilan San Francisco, seperti diberitakan The Guardian, kemarin.
Google dinilai telah melanggar regulasi federal terkait ketenegakerjaan.
Janet Herold, Kuasa hukum regional Departemen Tenaga Kerja AS, mengakui investigasi belum tuntas. Namun, pihaknya sudah memiliki bukti kuat bahwa Google telah melakukan diskriminasi.
"Pada titik ini, departemen telah memiliki bukti bahwa terjadi diskriminasi yang signifikan terhadap pekerja wanita di posisi paling umum di markas besar Google."
Google membantah keras tudingan itu. Perusahaan didirikan Larry Page dan Sergey Brin tersebut menegaskan sistem pengganjian yang diterapkan tidak bias gender.
Sekedar mengingatkan, Departemen Tenaga Kerja AS menggugat Google ke pengadilan federal pada Januari lalu. Sebab, Google tak kunjung menyerahkan dokumen terkait gaji karyawan kepada pemerintah AS.
(mdk/yud)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya