Genjot kualitas SDM, Bank Indonesia gandeng bank sentral AS
"Kami meluncurkan BI Institute yang bekerja sama dengan Federal Reserve, bank sentral lainnya dan tokoh akademis."
Bank Indonesia menggandeng bank sentral Amerika Serikat (AS) dalam mengembangkan kualitas sumber daya manusia di Tanah Air. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing perbankan Indonesia di tingkat global.
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan pembangunan ekonomi nasional memerlukan sumber daya manusia berkualitas.
"Kami meluncurkan BI Institute yang bekerja sama dengan Federal Reserve, bank sentral lainnya dan tokoh akademis. BI Institute merupakan lembaga yang akan memberikan kontribusi strategis dalam keunggulan SDM," ujar Agus di kantornya, Jakarta, Senin (22/8).
Agus berharap BI Institute bisa lembaga riset dan peningkatan kualitas SDM terkemuka di dunia.
Terkait perekonomian nasional, Agus mengatakan, tengah memerlihatkan perbaikan. Bank Indonesia memerkirakan ekonomi Indonesia tumbuh 4,9 persen-5,3 persen dengan tingkat inflasi di kisaran 4 persen plus minus 1 persen.
"Defisit transaksi berjalan di tingkat yang diantisipasi, diperkirakan akan lebih rendah 2,5 persen dari PDB."
Baca juga:
Boediono: Tak ada jalan pintas memajukan bangsa
Boediono sebut ekonomi RI punya 2 tantangan
Akhir 2015, aset negara meningkat Rp 1.252,4 triliun
Sri Mulyani: 42 persen dana deklarasi berasal dari Singapura