Genjot konsumsi, pemerintah andalkan belanja pegawai negeri sipil
"Pada kuartal I lalu konsumsi hanya tumbuh 4,94 persen."
Pemerintah masih optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini bisa menyentuh 5,3 persen. Mengingat, konsumsi rumah tangga masih bisa dimaksimalkan.
"Kami masih targetkan pertumbuhan ekonomi 2016 sebesar 5,3 persen. Ini masih akan didorong oleh pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang ditargetkan sebesar 5,1 persen tahun ini. Tetapi pada kuartal I lalu konsumsi hanya tumbuh 4,94 persen. Jadi perlu kerja keras untuk mendorong pertumbuhan konsumsi," kata Menteri Keuangan Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, di DPR-RI, Jakarta, Senin (6/6).
Atas dasar itulah, pemerintah menggelontorkan gaji ketiga belas dan tunjangan hari raya untuk pegawai negeri sipil. Dengan begitu, konsumsi rumah tangga bisa menggeliat pada kuartal mendatang.
"Pada kuartal IV, konsumsi masyarakat diharapkan dengan adanya perayaan Natal dan tahun baru. Dan di akhir tahun juga biasanya akan ada penumpukan realisasi pemerintah dan di daerah."
Baca juga:
BI buka penukaran uang receh di Monas hari ini
DPR sebut pemerintah Jokowi terlalu pede andalkan tax amnesty
BI catat kebutuhan uang jelang Idul Fitri naik 14,7 persen per tahun
DPR sebut pemerintahan Jokowi terlalu optimis pasang target ekonomi
OJK prihatin pasar keuangan syariah di Indonesia
Kepolisian bakal selidiki dugaan penyimpangan kenaikan harga pangan